full screen background image

Masyarakat Aceh harus Tangguh dan Siap menghadapi Bencana

Share Button
frans-dellian

Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian, SSTP M Si. FOTO | ACEHTERKINI.COM 

Banda Aceh-Bencana tsunami telah berlalu 12 tahun, namun kedahsyatan bencana yang dipicu oleh gempa bumi berkekuatan 9,3 SR itu masih melekat dalam ingatan. Setelah peristiwa itu, berbagai bencana lain datang silih berganti, termasuk gempa di Pidie Jaya. Meski demikian masyarakat harus tetap bersemangat, tidak boleh berputus asa, panik dan paranoid.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian, SSTP M Si, saat membacakan sambutan tertulis Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Soedarmo, pada acara Malam Renungan Tsunami dan Penggalangan Dana, Semalam Beramal untuk Ie Mata Pidie Jaya, yang diselenggarakan oleh Kaukus Perempuan Politik Indonesia, di Taman Budaya, Jum’at (30/12/2016) malam.

“Bencana harus menjadi tantangan agar kita senantiasa menjalin kebersamaan dan tampil sebagai manusia yang tangguh dan peduli dengan masalah sosial. Kita mesti merumuskan langkah dan upaya strategis untuk menanggulangi ancaman tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan tentang kebencanaan dan senantiasa waspada menghadapi situasi terburuk,” ujar Frans.

Frans menambahkan, karena letak Aceh yang secara geografis berada di atas sejumlah patahan, maka Pemerintah Aceh beserta instansi terkait, terus meningkatkan upaya penanganan berkelanjutan terhadap potensi bencana di Aceh.

“Pengalaman yang sudah-sudah akan kita jadi sebagai pembelajaran. Karena itu, kita harus terus memperkuat solidaritas dan persaudaraan serta senantiasa mengevaluasi diri dan meningkatkan ibadah kepada Allah,” sambung Frans.

Oleh karena itu, sambung Frans, malam renungan 12 tahun bencana tsunami Aceh yang dilaksanakan oleh KPI ini merupakan refleksi dari tekad seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus memperkuat semangat diri, seraya berdoa kepada Allah agar mampu menghadapi tantangan dan cobaan.

“Sebagai hamba Allah, semua kita tentu tak luput dari berbagai cobaan dan tantangan hidup. Cobaan dan tantangan itu datang silih berganti sebagai sunatullah yang berlaku bagi setiap insan di dunia ini. Kita harus bersabar dan tawakkal,” pesan Frans.

Penulis | T. Irawan

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.