full screen background image

Masyarakat Pidie Bentrok Dengan Petugas PT Semen di Laweung

Share Button
Sebuah mobil Pick up di kawasan pembangunan pabrik PT semen Indonesia Aceh di Pidie dibakar massa. Foto | Facebook.com

Sebuah mobil Pick up di kawasan pembangunan pabrik PT semen Indonesia Aceh di laweung, Pidie dibakar massa. Foto | Facebook.com

Pidie – Ratusan orang massa yang berasal dari kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie terlibat bentrokan dengan sejumlah petugas keamanan pada PT. Semen Indonesia Aceh di Laweung, Pidie, Sabtu, 30 Juli 2016.

Informasi yang diterima PENAPOST.COM dari salah seorang masyarakat Laweung, Khairul Bahri, atau lebih dikenal dengan sapaan Khairul Laweung, mengatakan, massa yang berasal dari dua kecamatan itu awalnya hendak menemui salah satu perwakilan perusahaan semen tersebut, warga ingin berbicara dan meminta agar pembangunan pabrik dihentikan sementara sampai pembebasan lahan selesai.

”Tujuan awalnya masyarakat berkumpul disana adalah untuk memintai kejelasan status pembebasan lahan warga, karena tidak dapat bertemu dengan pihak terkait, maka massapun kesal dan melampiaskan kemarahannya,” ujar Khairul.

Karena tidak dapat menghadirkan penanggung jawab kegiatan tersebut, warga setempat pun marah dan bentrokanpun tak terhindarkan. Bentrokan terjadi sekitar pukul Pukul 09:20 WIB. Satu mobil pick up milik perusahaan pun dibakar massa.

”Dari pagi jam 8 warga sudah menunggu mereka, tapi perwakilan PT Semen Indonesia tu tidak hadir untuk bertemu masyarakat. Padahal masyarakat menuntut supaya seluruh alat berat yang bekerja di lahan warga untuk sementara waktu dihentikan dulu sebelum adanya kejelasan status pembebasan lahan warga,” tambah mantan Sekjen UIN Ar-Raniry dan juga Ketua IPPM Laweung itu.

Hingga berita ini diturunkan, PENAPOST.COM belum mendapatkan informasi dari pihak PT Semen Indonesia Aceh atau dari pihak kepolisian terkait peristiwa itu.

Reporter | Hidayat Pulo

Facebook Comments