oleh

Melalui PAW, Ketua DPC PKS Kuta Alam Resmi Jadi Anggota DPR

Arida Sahputra
Prosesi pengangkatan dan penyumpahan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRK Banda Aceh sisa jabatan 2014-2019, dari Farid Nyak Umar kepada Arida Sahputra, Jum’at, 3 Februari 2017, di ruang sidang (gedung lama) DPRK setempat. KONTRIBUTOR BANDA ACEH.

[clickToTweet tweet=”Melalui PAW, Ketua DPC PKS Kuta Alam Resmi Jadi Anggota DPR ” quote=”Melalui PAW, Ketua DPC PKS Kuta Alam Resmi Jadi Anggota DPR “][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Banda Aceh-Akhirnya Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kuta Alam, Arida Sahputra, resmi menjadi sebagai anggota DPRK Banda Aceh. Prosesi pengangkatan dan penyumpahan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRK Banda Aceh sisa jabatan 2014-2019, dari Farid Nyak Umar kepada Arida Sahputra, digelar melalui sidang paripurna istimewa, Jum’at, 3 Februari 2017, di ruang sidang (gedung lama) DPRK setempat.

Sidang itu dipimpin pimpinan DPRK Banda Aceh, Arief Fadillah. Turut hadir dalam kesempatan itu, Plt Wali Kota Banda Aceh Hasanuddin, Kapolresta T Saladin dan Dandim 0101/BS Mahesa Fitriadi, Sekdako Banda Aceh, Ir. Bahagia serta Kepala SKPK dan Kabag di lingkungan Setdako Banda Aceh.

Plt Walikota
Plt Walikota Banda Aceh, Hasanuddin Ishak, saat menyampaikan sambutan pada pengangkatan dan penyumpahan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRK Banda Aceh sisa jabatan 2014-2019, dari Farid Nyak Umar kepada Arida Sahputra, Jum’at, 3 Februari 2017, di ruang sidang (gedung lama) DPRK setempat. FOTO | KONTRIBUTOR BANDA ACEH.

Plt Walikota Banda Aceh, Hasanuddin Ishak mengatakan, pelantikan PAW anggota DPRK Banda Aceh untuk menutupi kekosongan posisi salah satu anggota dewan ini, merupakan proses penting untuk memaksimalkan kualitas pembangunan di Banda Aceh.

“Hal ini diperlukan agar fungsi pengawasan dan pengawalan kegiatan pembangunan di Kota Banda Aceh tetap berjalan dengan baik. Sebagai pihak eksekutif, tentunya kami berharap agar anggota legeslatif yang menggantikan dapat segera berbaur dengan baik dengan segala program dan kegiatan kota yang telah disepakati bersama sebelumnya serta memahami berbagai isu-isu perkotaan dan target pembangunan Kota Banda Aceh,” kata Hasanuddin.

Menurutnya, pembangunan di Banda Aceh saat ini difokuskan pada konsep pembangunan kota yang berkelanjutan dengan titik fokus pada pemanfaatan teknologi secara cerdas. “Kita juga termasuk kota yang menunjukkan komitmen tinggi pada kegiatan perlindungan lingkungan, kesetaraan gender, ketangguhan bencana, serta penerapan Syariat Islam, dan sejumlah isu dasar lainnya,” tuturnya.

PAW Arida Sahputra
Prosesi pengangkatan dan penyumpahan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRK Banda Aceh sisa jabatan 2014-2019, dari Farid Nyak Umar kepada Arida Sahputra, Jum’at, 3 Februari 2017, di ruang sidang (gedung lama) DPRK setempat. KONTRIBUTOR BANDA ACEH.

Untuk itu, pihaknya berharap kontribusi dan masukan-masukan membangun dari Arida Sahputra sebagai anggota pengganti untuk perbaikan dan kesempurnaan program pembangunan ke depan. “Semoga dengan kehadiran saudara, dapat memberikan semangat baru untuk Banda Aceh yang lebih baik. Selamat bertugas dan semoga kita dapat bekerjasama dengan baik,” harapnya.

Kepada Farid Nyak Umar Ia menyampaikan apresiasi yang selama ini telah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh dengan baik, tutupnya.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Muzai Punteut]

Komentar

News Feed