oleh

Mualem dan Partai Aceh ‘Dimata’ Abu Razak

Mualem dan Partai Aceh
Ketua tim pemenangan Pusat Partai Aceh (PA), Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak, saat membuka pelatihan saksi dan pengendalian suara gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2017-2022, Sabtu, 10 Desember 2016. (DOK.PENAPOST.COM)

[clickToTweet tweet=”Mualem dan Partai Aceh ‘Dimata’ Abu Razak” quote=”Mualem dan Partai Aceh ‘Dimata’ Abu Razak”][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Banda Aceh-Ketua tim pemenangan Pusat Partai Aceh (PA), Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak mengungkapkan, H. Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem dan Partai Aceh adalah satu-satunya harapan yang dapat menjaga dan merealisasikan turunan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) serta MoU Helsinky.

Hal itu disampaikan Abu Razak pada pembukaan pelatihan saksi dan pengendalian suara gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2017-2022, Sabtu, 10 Desember 2016, di kawasan Lamdingin, Kota Banda Aceh.

“Hanya Mualem satu-satunya harapan Aceh untuk menjaga dan merealisasikan seluruh turunan UUPA dan MoU Helsinky. Karena, selama ini kita melihat yang sangat antusias memperjuangkan hal itu adalah Mualem,” kata Abu Razak.

Dia mencontohkan perjuangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh yang terus memperjuangkan bendera Bintang Bulan sebagai bendera Aceh sesuai perjanjian yang ditandatangi dalam MoU Helsinky.

“Bendera bahkan sudah disetujui semua partai dan sudah diparipurnakan, tapi selama ini terkendala karena pihak eksekutif tidak mau menandatanganinya, karena itu kedepan kita harus memperjuangkan kemenangan Mualem agar turunan UUPA dan MoU Helsinky ini lebih mudah direalisasikan,” sebutnya.

Apalagi tambah dia, jika Pilkada 2017 mendatang dimenangkan pasangan calon Muzakir Manaf-T.A Khalid, maka akan lebih memudahkan dalam merealisasikan setiap turunan UUPA. Karena pada tahun 2017 nanti masih ada 29 orang anggota DPRA yang berasal dari Partai Aceh yang akan selalu solid memperjuangkan semua keinginan rakyat Aceh.

Selain itu, Abu Razak juga meminta kepada setiap saksi dan pengedali suara pasangan Mualem-T.A Khali terus menjaga massa dan memenangkan pasangan calon gubernur Aceh periode 2017-2022 nomor urut 5. Jika pada Pilkada 2012 Mualem sebagai wakil gubernur mendapat suara 65 persen, maka 2017 harus mendapat kemenangan lebih baik lagi.

“Jika pada Pilkada 2012 lalu posisi Mualem sebagai wakil kita bisa memperoleh kemenangan 65 persen, maka sekarang sebagai calon gubernur harus bisa 70 persen suara kemenangan,” pungkas Abu Razak mengharapkan. (Red)

Komentar

News Feed