oleh

Nova Ingatkan GTK Berprestasi Tidak Menjadi Pigura Penghias Rumah

Banda Aceh-Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memang mengapresiasi prestasi yang diraih guru dan tenaga kependidikan (GTK) dikancah nasional.Namun, sebaliknya ia justru mengingatkan agar prestasi yang telah diraih ini tidak hanya menjadi pigura-pigura (gambar atau lukisan yang berbingkai) penghias rumah.

“Peran mereka sangat besar dalam upaya memperbaiki rangking pendidikan Aceh saat ini.Prestasi ini harus dijadikan sebagai energi untuk berbuat lebih baik terhadap dunia pendidikan Aceh di masa mendatang,” ujar Nova.

Hal itu disampaikan Nova Iriansyah, saat menyambut kepulangan rombongan kontingen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi asal Aceh, di ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Minggu,  19 Agustus 2018 malam.

“Mereka merupakan guru yang berhasil merebut juara 3 nasional pada Lomba GTK Nasional di Jakarta.Selamat, ini adalah sebuah prestasi yang tidak biasa dan patut dibanggakan. Saya yakin, bapak dan ibu sekalian tentu melewati banyak perjuangan untuk sampai di tahap ini,” kata Nova.

Keberhasilan itu, kata Nova, menghadirkan kewajiban yang lebih besar yaitu bagaimana memajukan pendidikan Aceh, mengingat rapor Aceh di bidang pendidikan masih belum baik.

Itu sebabnya, ia berharap, meningkatnya kompetensi guru tersebut akan berimbas pada meningkatnya prestasi peserta didik, salah satunya tentu hasil Ujian Akhir Nasional.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat menyambut kepulangan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi di tingkat nasional, Minggu, 19 Agustus 2018, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, dalam laporannya menjelaskan, tahun ini sebanyak 25 GTK berprestasi Aceh dikirim untuk mengikuti seleksi nasional di Jakarta.Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan orang berhasil meraih predikat terbaik nasional, bahkan 6 orang di antaranya meraih predikat terbaik pertama.

“Ini merupakan suatu prestasi yang sangat baik dalam upaya kita mewujudkan pendidikan Aceh yang lebih baik dan berkualitas demi mendukung mewujudkan Aceh Hebat melalui program Aceh Carong,” katanya menerangkan.

“Meraih predikat terbaik pertama pada 6 kategori merupakan prestasi yang sangat membanggakan karena sebelumnya, Aceh belum pernah juara pada 1 kaategori pun,” katanya lagi.

Pemerintah Aceh telah menjanjikan sejumlah bonus kepada para GTK berprestasi yang telah menghantarkan Aceh sebagai juara tiga nasional, salah satunya adalah umrah gratis.

Sebagaimana diketahui para GTK berprestasi yang berhasil meraih predikat terbaik pertama yaitu, Fadhillah (Tenaga Perpustakaan SMP) dari SMP 6 Banda Aceh). Berikutnya, Muarif (Kepala Administrasi SMP) berasal dari SMP IT Al-Fityan, Mukhlis (Pengawas Sekolah Dasar) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh).

Selanjutnya, Evi Erviana (Laboran SMA) dari SMAN 2 Unggul Ali Hasmy, Raisul Akbar (SMA/SMK Berdedikasi) dari SMAN 2 Pulo Aceh dan Sri Wahyuni, (Guru TK Berdedikasi 3T) dari TK Pertiwi Kota Sabang.[]

(Editor | M. Zairin)

Komentar

News Feed