oleh

OJK Rangkul Media Sebagai Ujung Tombak

ojk
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh saat pertemuan dengan wartawan, Jum’at, 21 Oktober 2016, di 3 in 1 Coffee. FOTO | Hidayat Pulo

Banda Aceh-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus membuka kran untuk merangkul media sebagai ujung tombak dalam memberikan akses informasi serta pemahaman kepada masyarakat Aceh, terutama tugas dan fungsi lembaga tersebut.

“Dengan demikian, masyarakat dapat memahami fungsi dan tugas OJK, serta mengetahui tujuan dan cakupan program perluasan akses keuangan yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Kepala OJK Aceh, Ahmad Wijaya Putra, saat menggelar pertemuan dengan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, di 3 in 1 Coffee, kawasan Lampineung, Banda Aceh, Jum’at, 21 Oktober 2016 pagi. Pertemuan tersebut sekaligus dalam rangka coffee morning dengan insan pers.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menginformasikan kepada awak media mengenai kontribusi Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Aceh, pelaksanaan tugas Tim Percepatan Akses Keuangan Aceh (TPAKA). “Selain membentuk TPAKA, kita juga mengadakan kegiatan inklusi kuangan secara nasional dan kampanye Aceh menabung,” sebutnya.

Kampanye Aceh menabung, terang dia, dicanangkan pada 15 Oktober 2016 lalu di kantor OJK Aceh. Kegiatan Inklusi Keuangan Aceh ditargetkan mampu membuka 10.000 rekning nasabah baru. “Baik dalam bentuk tabungan maupun bentuk produk keuangan lainnya,” terang Kepala OJK Aceh, Ahmad Wijaya Putra.

Kampanye itu, menurutnya, berlangsung sejak 15 hingga 30 Oktober 2016 mendatang dengan puncaknya adalah kegiatan Pekan Keuangan Rakyat (PKR) yang rencananya akan diadakan di Takan Sari, Banda Aceh. Selain itu, OJK juga mengadakan talkshow di radio dan training of trainer bagi guru-guru SMP dan SMA se-Banda Aceh pada 24-25 Oktober 2016.

Kepala OJK Aceh juga menyampaikan pentingnya program inklusi keuangan tersebut mengingat masih banyak sekali penduduk yang belum mendapatkan akses ke sektor keuangan formal. “Keterbatasan akses ini menyebabkan lemahnya kemampuan masyarakat dalam memilih dan menggunakan produk serta serta jasa keuangan,” ungkapnya.

Reporter | Hidayat Pulo

Komentar

News Feed