full screen background image

Pahang dan Banda Aceh Punya Sejarah Panjang dan Romantis

Share Button
Datok Sri DR Haji Abdul Rahman Bin Haji Osman

Mufti Negeri Pahang Malaysia, Datok Sri DR Haji Abdul Rahman Bin Haji Osman (kiri) bersama Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin (tengah) dan Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Bachtiar S. Sos (kanan). FOTO | IST

Banda Aceh-Mufti Negeri Pahang Malaysia, Datok Sri DR Haji Abdul Rahman Bin Haji Osman dan rombongan mengunjungi Banda Aceh. Rombongan disambut oleh Wakil Walikota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin bersama sejumlah pejabat Pemko setempat, Rabu (29/3/2017), di Balaikota.

Datok Abdul Rahman, menyampaikan kedatangan pihaknya ke Banda Aceh untuk mempererat kembali tali silaturrahmi antara Pahang dan Banda Aceh dan Aceh secara Umum. Karena menurutnya, Aceh dan Penang memiliki hubungan sejarah panjang dan romantis sejak masa Pemerintahan Iskandar Muda.

“Pahang itu pernah ditaklukkan oleh Iskandar Muda saat mengusir Portugis, sejarah ini tidak bisa dihapus dari ingatan. Ketika kami keliling di Banda Aceh ini, kami merasa setengah dari Kota ini seperti Pahang,” ungkap Datok Sri Abdul Rahman.

Setelah menaklukkan Portugis di Pahang, puluhan ribu penduduk Pahang bermigrasi ke Aceh. Kemudian salah-satu Putri dari Pahang (Puteri Kamaliah) dinikahi Iskandar Muda dan dijadikan Permaisuri.

Pahang Malaysia

FOTO | IST

Mufti Negeri Pahang ini berharap sejarah Pahang dan Aceh dapat terus dipelihara dengan baik dan tali silaturrahmi semakin erat. “Tadi kami sudah berkunjung ke Gunongan, kami juga telah menikmati suasana Shubuh di Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Oman (Baitul Makmur). Ini menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan,” tambah Sri Datok Abdul Rahman.

Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin menyampaikan sekilas sejarah Banda Aceh mulai dari masa Iskandar Muda hingga pasca Tsunami kepada tamu dari Pahang. Dalam kesempatan tersebut, Zainal Arifin mengucapkan selamat datang dan mempersilahkan para wisatawan menikmati suasana Banda Aceh.

“Kami berharap pertemuan ini bukan yang terakhir, karena kami ingin silaturrahmi ini terus terjalin kedepannya,” harap Zainal Arifin.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Rizal JP]

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM