oleh

Panglima TNI: Agus di Taruna Nomor 1, Nilainya Belum Ada Saingan

agus
Petinggi TNI. ©2012 Merdeka.com/imam buhori 

Jakarta-Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sangat menyayangkan Agus Harimurti putra pertama Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus mundur dari TNI karena maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Sebab, Agus merupakan salah satu kader yang akan dicalonkan menjadi pemimpin.

“Iya (menyayangkan) namanya sudah menyiapkan kader. Ya saya berat, tapi itu karena pilihan pribadi, hak pribadi, maka saya harus melupakan itu,” ucap Gatot kepada awak media di halaman Gedung Olahraga Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (23/9).

Dia pun menceritakan, bahwa dia memiliki sebuah program saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk reformasi TNI di kemudian hari.

“Sejak saya Kasad, saya mempunyai program, reformasi TNI, tim doktrin pertempuran. Saya berusaha mengumpulkan angkatan 2000 hingga 2010 yang bekerja. Diambil yang terbaik, serta disiapkan untuk jadi pemimpin, dan Mayor Agus masuk di situ. Jadi salah satu kader yang sedang dipersiapkan, sebenarnya,” paparnya.

Menurutnya, Agus merupakan salah satu prajurit yang paling cerdas selama duduk di bangku sekolah.

“Jadi begini, terus terang saja. Mayor Agus ini sejak SMA di taruna sudah nomor satu. Nilainya sampai sekarang belum ada yang menyaingi. Ketika lulus di akademi militer, juga memperoleh Adhi Makayasa yang belum tersaingi adalah tiga-tiganya didapat, yaitu mental fisik dan intelektual,” terang Gatot.

Seperti diketahui, Poros Cikeas akhirnya mengusung Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Mayor Agus Harimurti menjadi calon gubernur DKI bersama Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta Sylviana Murni. Pengumuman itu tentu membuat publik terkejut lantaran karier militer Agus masih berjalan mulus dan minim pengalaman politik.

Sumber | MERDEKA.COM 

Komentar

News Feed