full screen background image

Pemko Lhokseumawe Kelola Rumah Sakit PT Arun

Share Button
ilustrasi-PROGRAM SOSIAL.Tenaga medis dari organisasi non kedinasan Persatuan Wanita Patra (PWP) melakukan khitanan anak kurang mampu di Rumah Sakit PT.Arun NGL Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Sabtu (2/7)/FOTO ANTARA/Rahmad/ed/ama/11

ilustrasi-PROGRAM SOSIAL.Tenaga medis dari organisasi non kedinasan Persatuan Wanita Patra (PWP) melakukan khitanan anak kurang mampu di Rumah Sakit PT.Arun NGL Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Sabtu (2/7)/FOTO ANTARA/Rahmad/ed/ama/11

Lhokseumawe-Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe (PDPL) akan mengelola rumah sakit milik PT Arun LNG, seiring telah berakhirnya operasional perusahaan pengolahan gas alam cair tersebut.

Direktur PDPL, Adnan Nur Yusuf di Lhokseumawe, Sabtu menyatakan, secara keseluruhan sarana dan prasarana yang dimiliki rumah sakit tersebut sangat memadai, baik untuk ruangan, fasilitas alat medis dan juga berbagai sarana pendukung medis lainnya.

Sementara jumlah kunjungan pasien setiap bulannya mencapai 500 pasien. Meskipun angka kunjungan dibawah rata-rata kunjungan pada rumah sakit lainnya di Lhokseumawe, ujar Adnan.

Dikatakan, pengelolaan rumah sakit berada di bawah divisi kesehatan dan jasa perhotelan PDPL. Sedangkan tenaga medis, kata dia, tetap diberdayakan tenaga medis yang telah ada sebelumnya di rumah sakit tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengharapkan, keberadaan rumah sakit yang sebelumnya milik PT Arun dan sekarang dikelola oleh Pemko Lhokseumawe, diharapkan mampu menjawab permasalahan kesehatan masyarakat.

Apalagi, rumah tersebut, sejak awal pembangunannya memang diperuntukkan untuk pekerja dan lingkungan sekitar, sehingga memiliki standar pelayanan kesehatan yang tinggi dengan memperhatikan berbagai aspek.

Oleh karena itu, Pemko Lhokseumawe melalui perusahaan daerah yang ditunjuk untuk mengelolanya, akan terus berusaha untuk memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Terlebih juga di sekitar lokasi rumah sakit masih ada beberapa perusahaan besar yang sedang dan masih beroperasi, sehingga standar rumah sakit masyarakat industrialisasi tetap diupayakan.

Sumber | ANTARANEWS.COM

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM