oleh

Pemuda Miskin dan Putus Sekolah Dapat Toolkit dan Peralatan Kerja

Banda Aceh-Sedikitnya 14 pemuda dari keluarga miskin dan pemuda putus sekolah di Kota Banda Aceh mendapat bantuan toolkit dan peralatan kerja.Bantuan tersebut diserahkan Walikota Banda Aceh, Aminullah usman, Senin, 21 Mei 2018, di halaman Baitul Mal.

Ke 14 Pemuda yang diberikan peralatan kerja ini merupakan para pemuda yang telah menyelesaikan pelatihan di Balai Latihan kerja Indonesia (BLKI) Banda Aceh. Mereka yang mendapatkan peralatan meruapakan peserta pelatihan yang telah menyelesaikan program magang.

Peralatan kerja yang diberikan dari dana zakat yang dikumpulkan Baitul Mal Banda Aceh ini sebanyak 18 jenis. masing-masing penerima mendapatkan peralatan kerja seharga Rp.4 juta.

Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh, safwani Zainun menyebutkan, program yang dilakukan pihaknya itu dalam rangka menyahuti visi dan misi Pemko Banda Aceh bidang perekonomian.

“Kita menyadari bahwa masih ada lobang-lobang kemiskinan. Karenanya, tiap tahun kita buka untuk 50 peserta sesuai skil para pemuda kita. Program seperti ini akan memberi peluang pemuda miskin dan putus sekolah mendapatkan pekerjaan karena mereka sudah memiliki skill,” ungkap Safwani Zainun.

Katanya, dari monitoring yang dilakukan pihaknya, ketika melamar pekerjaan para pemuda juga kesulitan karena tempat mereka melamar kerja masih kurang peralatan kerja.

“Dari pantauan kami, yang memiliki peralatan sendiri lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Karenanya mereka kita bekali dengan peralatan sehingga lebih mudah mendapatkan lapangan kerja,” tambah safwani.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan program bantuan peralatan kerja bagi pemuda dari keluarga miskin dan putus sekolah merupakan upaya Pemko dalam menekan angka pengangguran di Banda Aceh.

“Kita terus melakukan upaya-upaya untuk menekan angka pengangguran. Salah-satunya dengan program seperti ini,” ujar Aminullah.

Katanya, para pemuda yang berasal dari keluarga miskin dan putus sekolah tersebut telah menyelesaikan pelatihan di BLKI dan juga telah menyelesaikan magang.

“Mereka sudah dapatkan skill dari BLKI, tapi mereka butuh peralatan kerja. Nah, kita bantu peralatannya agar mereka tidak perlu mengeluarkan modal lagi membeli peralatan kerja. Kita tidak berikan mereka ikan, tapi kita berikan pancing untuk mendapatkan ikan yang mereka mau,” tambahnya.

Aminullah memastikan, pihaknya akan terus berupaya menjalankan program-program serupa yang berujung pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan.

“Kita akan terus berupaya melakukan program seperti ini. Beberapa bulan yang lalu kita sudah gelar Job Fair, banyak kesempatan kerja dibuka disana. Usaha lain juga kita lakukan seperti pemberdayaan ekonomi, Harapannya angka pengangguran akan terus menurun,” ujarnya lagi.

Kepada para pemuda penerima bantuan peralatan kerja, Aminullah berpesan agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.”Ini modal bagi kalian, skill sudah punya dan sekarang peralatan juga sudah ada. Manfaatkan alat ini sebaik-baiknya untuk bekerja dan mendapatkan penghasilan,” pesan Walikota.

Walikota juga mengingatkan, agar toolkit dan peratalan kerja yang diberikan tersebut tidak di perjual belikan, karena akan merugikan diri sendiri.

Muhammad Narayan, (20), salah seorang pemuda yang mendapat bantuan toolkit dan peralatan kerja.
Muhammad Narayan, (20), salah seorang pemuda yang mendapat bantuan toolkit dan peralatan kerja.

Sangat dibutuhkan
Sementara itu Muhammad Narayan, (20), salah seorang pemuda yang menerima bantuan tersebut mengaku bersyukur.Bahkan, bagi dirinya peralatan itu sangat butuhkan.

“Karena saya tidak perlu mencari modal lagi untuk beli peralatan,” ujar Narayan usai menerima bantuan peralatan kerja dari Walikota.

Setelah menyelesaikan pelatihan jurusan las di BLKI pada tahun 2016 lalu. Narayan mengaku bekerja di kampungnya, Sukadamai sebagai tukang las.

“Setelah pelatihan, Saya ikut orang bekerja menerima orderan las seperti pagar rumah. Alhamdulillah, sekarang Saya sudah punya peralatan sendiri. Jadi tambah semangat kerjanya, semoga penghasilan Saya bisa bertambah dan dapat membantu keluarga,” ujar Narayan.[]

(Editor | M. Zairin)

Facebook Comments

Komentar

News Feed