oleh

Pencoretan Said-Nafis, Karena KIP Abdya Lebih Mendengar Panwaslih

ridwan-hadi
Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi. FOTO | BERITAKINI.CO 

[clickToTweet tweet=”Pencoretan Said-Nafis, Karena KIP Abdya Lebih Mendengar Panwaslih” quote=”Pencoretan Said-Nafis, Karena KIP Abdya Lebih Mendengar Panwaslih”][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Banda Aceh-Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, pencoretan pasangan Said Syamsul Bahri-M Nafis A Manaf dari peserta pilkada, karena KIP Abdya cenderung lebih mendengar Panwaslih Aceh.

“Padahal, kami sudah melarang agar tidak menerima dukungan yang diberikan oleh PKPI untuk pasangan Said-Nafis. Sebab, partai tersebut masih berkonflik di internal,” ujar Ridwan, saat menjadi pembicara pada diskusi publik tentang “Dinamika Pilkada Abdya” di D`Rodya cafe, Jambo Tape, Banda Aceh, Sabtu, (28/1/2017).

Namun, kata Ridwan, KIP Abdya malah meminta pendapat pada Panwaslih Aceh dan saat itu ketua Panwaslih Aceh merekomendasikan agar KIP Abdya menerima syarat dukungan dari PKPI tersebut.

Padahal, kata Ridwan, KIP Aceh juga telah menunjukkan sikap dengan menolak syarat dukungan yang diberikan oleh PKPI untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh.

Di samping KIP Aceh juga sudah melakukan bimbingan teknis untuk KIP kabupaten/kota agar tidak menerima syarat dukungan yang diajukan oleh PKPI sebelum turunnya SK Kemenkumham.

“Namun KIP Abdya ke panwaslih, ke Pak Samsul Bahri dan Bawaslu Pak Muhammad dan mereka mengatakan boleh,” katanya.

SUMBER | BERITAKINI.CO 

Komentar

News Feed