oleh

Peredaran Narkoba Semakin Parah di Aceh, Bagaimana Mengatasinya?

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, saat menyampaikan pemaparannya terkait maraknya peredaran narkoba di Aceh, Senin, 18 Desember 2017, di ruang auditorium BNNP Aceh.FOTO | HENDRA S
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, saat menyampaikan pemaparannya terkait maraknya peredaran narkoba di Aceh, Senin, 18 Desember 2017, di ruang auditorium BNNP Aceh.FOTO | HENDRA S

Banda Aceh-Peredaran narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) di provinsi Aceh semakin parah.Bahkan, bukan hanya 10-20 kg lagi yang masuk ke provinsi tersebut, melainkan sudah mencapai 600 kg.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, mengungkapkan bahwa provinsi Aceh sebagai jalur peredaran narkoba.Pengerdarnya bahkan juga ada dari putra Aceh sendiri.

“Ini perintah pak Budi Waseso (Buwas), untuk dapat menanggulangi peredaran narkoba yang sudah begitu sangat marak di Aceh,” ujar Faisal Abdul Naser, saat menyampaikan pemaparannya terkait maraknya peredaran narkoba di Aceh, Senin, 18 Desember 2017, di ruang auditorium BNNP Aceh.

Menurutnya, kepada dia Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jendral Polisi Drs. Budi Waseso S.H, menyampaikan bahwa boleh menembak oknum pengedar narkoba sesuai prosedurnya.

“Dan itu sudah diperintahkan pak Buwas. Presiden juga sudah menyatakan harus menindak tegas.Kami dengan niat tulus akan memberantas peredaran narkoba di Aceh,” ujarnya seyara menyebutkan saat ini pengedar narkoba bukan hanya kalangan pria saja, bahkan sudah dilakukan oleh kaum perempuan usia produktif 35 tahun.

Ia menuturkan, kedatangan dirinya ke provinsi Aceh ini atas dasar keikhlasan. Artinya ia akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di daerah bumi serambi mekkah ini.

“Pengedar narkoba juga bisa diusir dari Aceh.Mudah-mudahan 2018 ini bisa kita berantas. Kita lihat diluar Indonesia kok bisa mengapa kita gak bisa. Saya yakin bisa, insya Allah bisa,” katanya.

Ia berharap penanganan narkoba melalui kearifan lokal ini sangat tepat. Apalagi dengan melihat Aceh yang letaknya sangat strategis. Karena itu berdasarkan sejarah.Usia muda produktif tempat atau lapangan yang mudah disusupi para pengedar narkoba.”Mudah-mudahan dengan niat yang baik, kita bisa memberantas narkoba ini,” tutupnya.[]

Reporter | Hendra S

Komentar

News Feed