full screen background image

Peringatan HUT RI, Wartawan di Aceh Barat Dilarang Masuk ke Lapangan

Share Button

 

 

dilarang ke lapangan

Pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung di Lapangan Teuku Umar Aceh Barat. Foto | Darmansyah/AJNN.NET 

Meulaboh-Sejumlah wartawan cetak dan elektronik yang melakukan peliputan upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Teuku Umar Meulaboh, Rabu (17/8), merasa kecewa. Pasalnya pihak panitia melarang para wartawan mengabadikan gambar detik- detik peringatan HUT RI tersebut.
Pelarangan tersebut langsung diumumkan oleh pihak panitia penyelenggara melalui pengeras suara yang meminta para awak pers tidak dibenarkan masuk kelapangan upacara untuk mengabadikan gambar.
“Kepada para wartawan kami minta untuk tidak ada yang masuk ke lapangan upacara, terutama berada dekat dengan Irup (Inspektur Upacara), karena dapat mengganggu prosesi upacara,” kata panitia yang disampaikan melalui pengeras suara.
Salah satu wartawan televisi swasta nasional, Chaidir Adha mengaku kecewa dengan cara panitia tersebut, padahal pengabadian gambar disetiap moment detik- detik peringatan harus secara detail mengingat gambar televisi.
“Apalagi mengingat kami TV, kalau tidak terlihat dengan jelas barisan pasukan, serta irup jadi gambarnya kan tidak bagus,” kata Chaidir.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat Teuku Alaidinsyah, mengaku tidak tahu menahu adanya larangan yang disampaikan oleh panitia melalui pengeras suara itu, karena saat panitia mengumumkannya dirinya belum berada dilapangan upacara.
“Oh itu tidak tahu saya, itu panitia dalam pelaksanaannya itu sudah ada protapnya,” Haji Tito–sapaan Alaindinsyah.
Sumber | AJNN.NET 
Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM