full screen background image

Perintis SMKN 1 Nurussalam Sesalkan Sikap PT Medco

Share Button
Perintis SMK Negeri 1 Nurussalam, Aceh Timuur, Mukhtaruddin

Perintis SMK Negeri 1 Nurussalam, Aceh Timuur, Mukhtaruddin

Aceh Timur-Perintis SMKN 1 Nurussalam, Aceh Timur, Muktarrudin Usman mensesalkan dan mengaku sangat kecewa atas sikap PT.Medco E&P Blok A (Aceh Timur) yang dinilai telah menolak memberikan surat dukungan dunia usaha/dunia industri (DUDI) kepada SMKN 1 Nurussalam, Aceh Timur.

Sebab, menurutnya, surat tersebut sangat penting, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di bidang Energi dan Pertambangan.

“Padahal Medco cari makan dan tambang gas di Nurussalam, kenapa selembar dukungan sektor pendidikan enggan diberikan dan berdalih urusan BPMA,” kata Muktarrudin dalam rilis pers kepada media ini, Minggu, 21 Januari 2018.

Ia menjelaskan, dalam permohonan dukungan tersebut, pihak SMKN 1 Nurussalam tidak meminta uang apalagi bantuan materil kepada Medco, sehingga tidak ada yang dirugikan dan mengurangi keuntungan Medco hanya karena selembar dukungan Dudi (dunia usaha/dunia Iindustri).

“Medco tidak perlu merasa terbeban dengan dikeluarkan Dudi, karena segala biaya operasional SMKN 1 Nurussalam nantinya ditanggung oleh Dinas Pendidikan Aceh,” terangnya.

Masih kata Mukhtaruddin, sebelumnya Dinas Pendidikan Aceh sangat mendukung, agar SMKN 1 Nurussalam dapat berdiri, namun selembar surat dari pelaku usaha sekelas Medco enggan untuk diberikan.

“Padahal itu syarat untuk pendirian sebuah sekolah kejuruan, kalau begini berarti Medco tidak mendukung program Aceh Carong yang di galakkan oleh Gubernur Aceh,” sesal dia.

Sebelumnya, tambah dia, Tim Pembangunan SMKN 1 Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur membuat surat permohonan kepada pihak Medco, dengan Nomor 02/SMK/MoU/X/2017, Tanggal 24 Oktober 2017, tentang dukungan dalam rangka menigkatkan mutu pendidikan.

Namun surat tersebut dibalas pihak Medco beberapa bulan kemudian dengan nomor surat : 026/BLA/MED/I/2018, tanggal 18 Januari 2018, tentang tanggapan atas permohonan dukungan.

“Awalnya penolakan itu dilakukan dengan lisan, terakhir baru dikasih surat,” pungkasnya.

Salinan surat  tanggapan atas pemohonan dukungan.

Salinan surat tanggapan atas pemohonan dukungan.

Berdasarkan salinan surat diperoleh media ini terkait perihal atas permohonan dukungan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan SMK Negeri 1 Nurussalam, Aceh Timur, bidang energi dan pertambangan, yang ditandatangani Operations Support Manager, Ali Hamzah, PT.Medco E&P Malaka, menyatakan bahwa mengingat pihak perusahaan tersebut hanyalah merupakan salah satu dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pemerintah.

Dimana dalam kegiatannya dibawah pengawasan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), untuk itu PT.Medco E&P Malaka menyarankan surat permohonan tersebut sebaiknya ditujukan kepada pemerintah (BPMA).[] Redaksi/Rls 

Facebook Comments