oleh

Perusahaan Gas Negara Tawarkan Pembangunan Jaringan Gas di Banda Aceh

Banda Aceh-PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menawarkan pembangunan dan pengelolaan proyek jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Banda Aceh.Tawaran tersebut disampaikan langsung M Napitupulu dari Unit Layanan Jaringan Gas PGN kepada Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman di Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

Menurut dia, pihaknya akan memasang jaringan pipa gas ke seluruh rumah yang ada di Banda Aceh. “Jaringan pipa gas tersebut akan kita pasang hingga ke kompor dan siap digunakan. Jadi nanti tak ada lagi cerita habis gas karena 24 jam anytime tersedia,” ujar M Napitupulu.

Ia juga mengatakan, jaringan perpipaan gas dimaksud sudah diaplikasikan di beberapa kota Indonesia. “Hanya saja untuk Banda Aceh sedikit terkendala karena belum ada jaringan pipa hingga ke sumber gas di LNG Arun,” katanya.

Untuk mengatasi hal itu, ada dua altenatif kata Napitupulu. “Pertama pihak pemerintah daerah memasang jalur pipa dari Lhokseumawe ke Banda Aceh, atau model SPBG dengan menggunakan tangki baru disalurkan ke pipa hingga ke rumah-rumah warga,” terang dia.

Ia menambahkan, pembangunan jaringan pipa gas bumi rumah tangga di Banda Aceh akan ditanggung oleh PGN melalui APBN. “Pemko Banda Aceh hanya perlu membuat usulan dengan dukungan data atau studi kelayakan,” tambah Napitupulu yang datang bersama sejumlah koleganya.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyambut baik tawaran PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.Hal ini dinilainya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan gas sehari-hari.

“Dengan adanya jaringan gas ini hingga ke rumah-rumah warga, maka akan terjadi penghematan biaya sampai 50 persen bagi masyarakat. Selain itu, proyek ini juga akan memberi multiplier effect bagi Banda Aceh. Salah satunya dapat mendorong pertumbuhan sektor properti, dan juga industri atau usaha seperti Warkop, rumah makan, dan restoran,” katanya.

Untuk itu, kata Walikota, pihaknya akan segera meminta dukungan dari pemerintah propinsi untuk pembangunan jaringan pipa dari Lhokseumawe. “Termasuk dukungan anggaran studi kelayakannya dari dana otsus,” kata Aminullah yang pada kesempatan itu didampingi oleh Sekdako Banda Aceh Bahagia.[]

(Editor | Redaaksi)

Komentar

News Feed