full screen background image

Plt Bupati Tamiang Intruksikan Datok Pantau DPS

Share Button
M. Ali Alfata

Pelaksana Tugas Bupati Aceh Tamiang, Muhammad Ali Alfata. FOTO | LINTASATJEH.COM 

Aceh Tamiang-Pelaksana Tugas Bupati Aceh Tamiang, Muhammad Ali Alfata, mengintruksikan para camat dan kepala desa (datok penghulu) di Aceh Tamiang untuk memantau Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikeluarkan KIP Aceh Tamiang dan ditempel di desa-desa. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan semua warga terdaftar sebagai pemilih dalam pilkada yang akan berlangsung Februari 2017.

Intruksi tersebut disampaikan Muhammad Ali Alfata dalam rapat kordinasi dengan camat, para imum mukim, dan datok penghulu se Aceh Tamiang bersama Forkopimda, KIP dan Panwaslih di tribun Komplek Perkantoran Pemkab Aceh Tamiang, Senin (7/11).

“Jika ada warga yang belum terdaftar sebagai pemilih agar didaftarkan dan dibuatkan kartu tanda penduduk. Jangan sampai pada hari H pemilihan, mereka tidak dapat menggunakan hak pilihnya,” ujar Ali Alfata.

Dikatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, ada kecamatan di Aceh Tamiang yang partisipasi pemilihnya rendah pada pemilu sebelukmnya. Karena perlu upaya untuk meningkatkan partisipasi politik warganya agar menggunakan hak politiknya pada Pilkada 2017 mendatang.

Selain itu, masih ada 19 ribu warga Tamiang yang belum memiliki KTP elektronik. Terkait hal ini, Ali Alfata memerintahkan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Aceh Tamiang untuk mempercepat pembuatan e-KTP.

“Memang ada kendala pembuatan e-KTP beberapa waktu lalu, karena tidak ada tinta dan film untuk cetak e-KTP. Namun saat ini biaya untuk masalah tersebut sudah disahkan dalam APBK perubahan 2017 sehingga dengan demikian sebagian kendala tersebut sudah teratasi,” ujarnya.

Pada Kesempatan itu, Plt Bupati Ali Alfata juga mempertegas intruksi Gubernur Aceh terkait netralitas aparatur daerah dalam pilkada. Semua kepala mukim dan datok penghulu di Aceh Tamiang, diminta harus bersifat netral dan menjaga netralitas dalam pilkada.Disamping menjaga keamana dan ketertiban masyarakat. “Memantau sejak dini situasi terhadap kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan kertiban kampong agar terus kondusif,” ujarnya.

Wanti-wanti tentang netralitas PNS sebelumnya juga disampaikan Ali Alfata dalam sambutannya pada apel gabungan PNS dan Pegawai Daerah Dengan Perjanjian Kerja (PDPK) se Aceh Tamiang. “PNS dilarang memihak kepada salah satu kandidat. Jika ada yang memihak, akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ali Alfata meminta warga, Panwaslih, dan pihak lainnya agar memantau dan melaporkan jika menemukan PNS, pejabat, datok penghulu, mukim yang memihak pada salah satu kandidat bupati yang bertarung dalam Pilkada 2017. Pihaknya juga segera mengeluarkan surat edaran terkait penggunaan kenderaan dinas sesuai ketentuan Pemkab Tamiang.

SUMBER | ACEH.TRIBUNNEWS.COM 

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.