oleh

Presiden Tiba di Aceh Jenguk Korban Gempa

Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2016 Presiden Joko Widodo bersiap memberikan pidato saat pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) tahun 2016, Jakarta, Kamis (1/12/2016). Presiden menegaskan komitmennya terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, salah satunya dengan peningkatan pelayanan publik di Indonesia. (ANTARA/Yudhi Mahatma)
Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2016 Presiden Joko Widodo bersiap memberikan pidato saat pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) tahun 2016, Jakarta, Kamis (1/12/2016). Presiden menegaskan komitmennya terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, salah satunya dengan peningkatan pelayanan publik di Indonesia. (ANTARA/Yudhi Mahatma)

Banda Aceh – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kamis, sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung menjenguk korban gempa bumi yang dirawat di Rumah Sakit Zainal Abidin, Kota Banda Aceh.

Presiden Jokowi bersama rombongan begitu mendarat di Bandara Iskandar Muda, Banda Aceh, langsung memulai agenda pertamanya.

Saat tiba di bandara, Presiden disambut oleh Plt Gubernur Aceh Soedarmo, Panglima Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Mayor Jenderal Tatang Sulaiman, Kapolda Aceh Brigjen Pol Rio S Djambak, serta Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek.

Rencananya, Presiden Jokowi dan rombongan akan bermalam di Banda Aceh sebelum bertolak ke Pidie Jaya pada keesokan harinya.

Sebelumnya, setelah menutup Kejuaraan Dunia Pencak Silat Internasional ke-17 di GOR Lila Bhuana, Kota Denpasar, Presiden Joko Widodo terbang selama sekitar 3 jam 35 menit menuju Banda Aceh dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

“Saya akan ke Aceh sekarang,” ucap Presiden menjawab pertanyaan jurnalis tentang keberangkatan ke Aceh di GOR Lila Bhuana, Denpasar.

Dalam kunjungannya ke Aceh, turut mendampingi Presiden Joko Widodo yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Deputi bidang Protokol dan Pers Media Djarot Sulistyo, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono.

Selain itu juga Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

SUMBER | ANTARA

Komentar

News Feed