full screen background image

Puan Maharani Bakal Bertemu Bupati dan Walikota Se Indonesia di Aceh

Share Button
puan-maharani

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, memberikan pemaparan saat pembukaan Rakernas ‘Aisyiyah dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Meneguhkan Gerakan Dakwah Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan di Universitas Aisyiyah, DI Yogyakarta, Jumat (22/4). FOTO | SATUHARAPAN.COM 

Banda Aceh-Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, diagendakan untuk bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota serta Wakil Walikota se-Indonesia. Puan akan tiba di Aceh bersama Menteri PUPR, Menteri Kesehatan, dan Menteri BPN/Kepala Bappenas.

Kedatangan kabinet kerja Presiden Jokowi ke provinsi Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 25 November 2016 nanti, dalam rangka City Sanitation Summit (CSS) XVI, yang digelar Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) di Banda Aceh.

Kepala Sekretariat CSS XVI AKKOPSI Banda Aceh, Ir Syukri MSc, menyebutkan, ke 48 kepala daerah tersebut antara lain Wali Kota Bandung, Wali Kota Bogor, Wali Kota Balikpapan, Wali Kota Makassar, Wali Kota Cirebon, Wali Kota Bontang, Bupati Muara Enim, Bupati Barru, Bupati Karang Anyar, dan Bupati Empat Lawang.

“Sampai dengan hari ini Selasa (22/11/2016) jam 15.00 WIB, 48 kepala daerah dari luar Aceh sudah mengonfirmasi kehadirannya. Total sudah 105 daerah dari 443 anggota AKKOPSI yang sudah memastikan ikut serta, dengan jumlah delegasi sebanyak 394 orang. Target kita sampai dengan hari H, jumlah peserta yang hadir bisa mencapai 700-an orang,” katanya.

Angka tersebut, kata Syukri, diprediksi akan terus bertambah karena pihaknya sudah menghubungi lebih dari 270 kepala daerah anggota AKKOPSI, dan tinggal menunggu konfirmasi kehadiran. “Selebihnya juga telah dihubungi langsung oleh Sekretariat Nasional AKKOPSI di Jakarta dan Dirjen Bangda Kemendagri. Jumlah kehadiran peserta akan terus kita update berdasarkan konfirmasi yang masuk.”

“Dijadwalkan sebelumnya, Presiden Jokowi yang akan membuka secara resmi CSS XVI di Banda Aceh, namun presiden berhalangan hadir. Hasil komunikasi terakhir dengan pihak Seknas, presiden akan diwakili oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani. Selain itu, Menteri PUPR, Menteri Kesehatan, dan Menteri BPN/Kepala Bappenas juga dipastikan akan hadir,” katanya lagi.

Acara puncak CSS XVI berupa konferensi akan digelar Kamis, 24 November 2016 di gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam. Acara diisi dengan dua sesi diskusi panel, yakni talkshow empat kementerian plus MUI, dan talkshow kepala daerah.

“Selain itu, ada pula pemberian Sanipura Award 2016 kepada 10 kabupaten/kota yang dinilai memiliki sistem sanitasi terbaik di Indonesia. Alhamdulillah, Banda Aceh termasuk salah satunya,” ungkap Syukri.

Staf Ahli Wali Kota Banda Aceh Bidang Pembangunan ini mengatakan, pihaknya juga telah menjadwalkan agenda bagi para peserta CSS untuk meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Gampong Jawa.

“Ini menjadi ajang sharing best practice antar sesama anggota AKKOPSI. Nantinya kita juga akan presentasikan progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Banda Aceh kepada peserta forum untuk mendapatkan saran dan masukan yang membangun tentunya.”

Mulai Tiba

Sementara itu, Plt Kabag Humas Setdako Banda Aceh Drs Dwi Putrasyah, menyebutkan, mulai pagi tadi, delegasi CSS XVI mulai berdatangan ke Banda Aceh. “Tadi kita sudah menyambut kedatangan Plt Bupati Empat Lawang Syahril Hanafiah, Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, Bupati Rokan Hilir H Suyatno, dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Mawardi di Bandara Sultan Iskandar Muda,” sebutnya.

“Rabu (23/11) malam besok, Pemko Banda Aceh menggelar welcome dinner bagi para kepala daerah dan delegasi CSS di halaman balai kota. Kamis (24/11) acara puncak di AAC Dayan Dawood, dan siangnya dilanjutkan dengan Forum Kepala Daerah di Aula Madani Balai Kota Banda Aceh serta kunjungan lapangan,” sambungnya.

Dia menambahkan, pada hari Jumat (25/11) bakal di adakan city tour ke sejumlah destinasi wisata di Banda Aceh. “Kita mengharapkan dukungan penuh dari segenap warga kota khususnya para pengusaha hotel, travel, dan restoran/rumah makan untuk menyukseskan ajang nasional tahunan tersebut,” tambah Dwi.

Reporter | Rizal JP

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.