oleh

Ratusan Bicycle Racer Jelajahi Kebun Kopi Dataran Tinggi Gayo

Share Button
Pelepasan Bicycle Racer (pembalap sepeda) pada even Aceh Bike Cross Country (ABCC) yang digelar sejak 9 hingga 10 Desember 2017. FOTO | IST
Pelepasan Bicycle Racer (pembalap sepeda) pada even Aceh Bike Cross Country (ABCC) yang digelar sejak 9 hingga 10 Desember 2017. FOTO | IST

Redelong-Sebanyak 350 Bicycle Racer (pembalap sepeda) berlaga untuk menjelajahi perkebunan kopi dataran tinggi Gayo meliputi, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, pada Aceh Bike Cross Country (ABCC) yang digelar sejak 9 hingga 10 Desember 2017.Even ini merupakan tahun ke tiga digelar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Reza Fahlevi menyatakan, Aceh Bike Cross Country ke-III ini merupakan kegiatan olahraga yang berbasis sepeda yang pernah digelar pada tahun-tahun sebelumnya dan sukses membuat peserta puas dengan jalur track alam yang menantang.

“Negeri di atas awan, itulah julukan lainnya dataran tinggi Gayo ini memang sangat pas untuk digelarnya Aceh Bike Cross Country, selain berolahraga, peserta juga bisa dimanjakan dengan suguhan alam yang indah,” ujarnya.

ABCC, sebut Reza tidak hanya bertujuan untuk membangun semangat berolahraga dengan bersepeda, tapi juga untuk memperkenalkan dataran tinggi Gayo dengan berbagai keunikan dan keindahan alamnya yang layak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Keindahan panorama dan pesona Lut Tawar, kebun kopi yang melimpah, udara yang segar menjadi daya tarik tersendiri dataran tinggi Gayo,” ungkap Reza yang juga pernah menjadi peserta ABCC ke-II lalu.

Dataran tinggi Gayo dengan berbagai pesona alam dan keramahan masyarakatnya memiliki track bersepeda yang sungguh unik dan menantang bagi peserta yang ingin menguji adrenalinnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani yang turut hadir menyaksikan secara langsung ke lokasi.”Dataran Tinggi Gayo yang terdiri dari tiga Kabupaten, yaitu Aceh Tengah, Benar Meriah dan Gayo Lues akan terus dipromosikan sebagai destinasi wisata agro dan petualangan dengan karakter alam yang indah dan unik. Tentunya kita akan bekerjasama dengan lintas sektor untuk mewujudkannya,” sebutnya.

Berbagai atraksi wisata berbasis karakater alam, akui Rahmadhani akan terus digelar Disbudpar Aceh bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI, Pemerintah Kabupaten dan komunitas di daerah dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan dataran tinggi Gayo dengan berbagai keunggulan alam dan budayanya.

“Hal yang paling menarik dari kegiatan ABCC ke-III tersebut diikuti 350 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh,” ujar Rahmadhani setelah mendampingi Bupati Benar Meriah Ahmadi saat melepas peserta ABCC III di halaman pendapa Bupati setempat.

Ketua panitia Aceh Bike Cross Country III, Mahyadi juga merasakan kebanggaannya karena berhasil menyelenggarakan ABCC 3 menjelang pergantian tahun 2017 yang juga diikuti banyak peserta dengan suguhan hadiah menarik.

“Aceh Bike Cross Country III tahun sebelumnya hanya diikuti oleh sekitar 250 peserta, dan tahun 2017 berhasil diikuti 350 peserta dengan rute perkebunan kopi, jalan tanah yang menantang, hamparan persawahan, sekaligus melihat pemandangan alam dari ketinggian, serta menikmati pesona Kota Simpang Tiga Redelong dan Kota Takengon hingga mencapai finish di kawasan hutan Oregon,” akuinya.

Peserta akan melakukan finish di halaman kantor Bupati Aceh Tengah setelah menjelajahi rute dengan jarak sekitar 35 km dengan melewati kawasan Hutan Oregon.[]

Reporter | Andri

Facebook Comments

Komentar

News Feed