oleh

Rektor Unsyiah Ingatkan Kepsek

rektor-samsul
Rektor Unsyiah, Samsul Rizal. FOTO | AJNN.NET 

[clickToTweet tweet=”Rektor Unsyiah Ingatkan Kepsek” quote=”Rektor Unsyiah Ingatkan Kepsek”][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Banda Aceh-Rektor Unsyiah, Samsul Rizal mengingatkan para kepala sekolah SMA sederajat agar jujur dalam mengikuti proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Hal itu disampaikan pada Sosialisasi SNMPTN 2017 di hadapan para kepala sekolah dan operator sekolah wilayah Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh dan Sabang di gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (27/1).

“SMA harus tambah jujur di tahun 2017, karena Unsyiah ingin mendidik generasi dengan kejujuran,” ujarnya.

Samsul mengungkapkan, tahun lalu Unsyiah telah memanggil 83 kepala sekolah untuk membuat surat pernyataan, karena dinilai tidak jujur. Diharapkan hal tersebut tak terulang lagi. Jika nantinya terulang, maka lulusan dari 83 sekolah tersebut tidak akan akan diterima di Unsyiah melalui jalur SNMPTN meskipun sudah lolos seleksi. Ini dilakukan agar menjadi pembelajaran bagi sekolahnya dan adik-adik kelasnya.

“Unsyiah tidak ingin mendidik orang-orang yang masuk secara curang ke dalam universitas ini. Unsyiah tidak ingin generasi mendatang disuguhi dengan kecurangan-kecurangan,” tegasnya.

Ia menegaskan, para kepala sekolah jangan mengubah nilai rapor hanya karena siswa tersebut anak pengusaha atau pejabat. Unsyiah malah ingin banyak anak miskin yang dapat berkuliah sehingga nantinya bisa diseleksi untuk penerimaan bidikmisi.

“Selain itu, jangan paksa siswa untuk memilih ke program studi tertentu. Biarkan mereka menentukan pilihan tersendiri. Biarkan mereka memilih masa depan mereka sendiri,” ujarnya.

Hal serupa disebutkan Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik Unsyiah yang juga Ketua Panitia Lokal SNMPTN 2017, Hizir. Ia meminta dukungan dari pihak sekolah agar tidak mengutak-atik data rapor siswa.

“Masukkan data para siswa berdasarkan data yang sebenarnya tanpa harus diutak-atik,” katanya.

Ia menjelaskan, jalur penerimaan mahasiswa SNMPTN 2017 hanya boleh diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017. Sedangkan, jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) boleh diikuti oleh siswa lulusan 2 tahun terakhir sejak tahun 2015.

“Tahun ini kuota penerimaan calon mahasiswa melalui jalur SNMPTN Unsyiah adalah 30 persen. Sedangkan kuota jalur SBMPTN sebanyak 40 persen dan jalur Mandiri sebanyak 30 persen,” sebut Hizir.

WR I Unsyiah mengingatkan agar pihak sekolah dapat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan benar. Selanjutnya siswa yang telah mendapat PIN bisa mengakses dan mengecek data mereka masing-masing. Pengisian PDSS akan berakhir pada 10 Februari 2017. Lalu verifikasi PDSS berlangsung sejak 15 Januari – 12 Februari 2017. Sementara pendaftaran SNMPTN akan dimulai pada 21 Februari – 6 Maret 2017.

“Unsyiah memiliki tiga jalur masuk, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri. SBMPTN tahun ini tersedia melalui Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT),” jelasnya.

SUMBER | AJNN.NET 

Komentar

News Feed