oleh

Seluruh Komisioner KIP Harus Independen dan Bebas Intervensi

Banda Aceh-Independensi Komisi Independen Pemilihan (KIP) selaku penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu), menjadi hal sangat penting.Ini karena lembaga tersebut membuat dan melaksanakan keputusan yang dapat mempengaruhi hasil Pemilu.

Itu sebabnya, Walikota Banda Aceh Aminullah Usman mengharapkan agar seluruh komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) dapat bekerja secara independen dan bebas intervensi dari pihak manapun.

“Hanya dengan independensi para penyelenggara pemilihan umum, maka kita semua akan mendapatkan wakil-wakil atau pemimpin-pemimpin yang benar-benar diterima oleh seluruh masyarakat,” ujar Walikota.

Penegasan itu disampaikan Walikota pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan lima anggota KIP Kota Banda Aceh Periode 2018-2023, Selasa, 10 Juli 2018, di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai setempat.

Ia mengingatkan, tahapan Pemilu di Kota Banda Aceh telah berjalan dan tugas KIP untuk memastikan dan menuntaskan proses itu, hingga saatnya tiba. Masyarakat mendatangi bilik-bilik suara untuk memberikan hak pilihnya terhadap wakil rakyat di DPRK, DPRA, DPR RI, dan DPD.

“Saya berharap seluruh proses ini dapat dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga warga dapat menerima hasil Pemilu tersebut tanpa ada keraguan,” katanya.

Kepada Komisioner KIP yang baru ia menyampaikan selamat. Semoga tugas yang tentunya membutuhkan banyak energi dan kekuatan mental ini dapat diemban dengan baik hingga akhir periode kepemimpinan nanti.

“Begitu juga dengan anggota KIP periode sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama ini. Semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan, amin,” pungkas Walikota.

Adapun kelima Komisioner KIP Banda Aceh periode 2018-2023 yang dilantik tadi adalah Indra Milwady, Yushadi, Yusri, Muhammad, dan Hasbullah. Mereka menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Munawarsyah, Aidil Azhary, Ranisah, Indra Milwady, dan M Dahlan.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah dan sejumlah anggota dewan lainnya, Kapolresta Banda Aceh Trisno Riyanto dan sejumlah unsur Muspida, serta para pejabat di lingkungan Pemko Banda Aceh. Hadir pula Sekretaris KIP Aceh Darmansyah.[]

(Editor | M. Zairin)

Komentar

News Feed