oleh

Seluruh TPS di Banda Aceh Sudah Siap Langsungkan Pilkada

Tinjau TPS
Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, bersama Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah, Kapolresta T Saladin, Dandim 0101/BS Mahesa Fitriadi, saat meninjau kesiapan TPS di Banda Aceh, Selasa, 14 Februari 2017. FOTO | ALI AKBAR

Banda Aceh-Seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Kota Banda Aceh dipastikan sudah siap untuk dilangsungkannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banda Aceh periode 2017-2022, yang dijadwalkan digelar Rabu, 15 Februari 2017 esok.

Hal itu disampaikan Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, saat melakukan brifing bersama unsur muspida setempat. Turut hadir Ketua DPRK Arif Fadillah, Kapolresta T Saladin, Dandim 0101/BS Mahesa Fitriadi dan Sekdako Banda Aceh Bahagia beserta sejumlah pejabat lainnya, Selasa, 14 Februari 2017, di Balaikota setempat.

Illiza mengatakan, semua TPS-TPS sudah siap melaksanakan proses tahapan Pilkada 2017. Hal ini sebagaimana data yang dilaporkan pihak kecamatan dan Geuchik untuk pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. “KPPS, perangkat desa harus memastikan surat undangan sampai ketangan masyarakat,” katanya.

Usai melakukan brifing, Illiza didampingi Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T. Saladin SH, Dandim 0101/BS, Letkol Infantri Mahesa, melakukan peninjauan langsung kesiapan TPS 01 Gampong Pande, Kuta Raja.

Dikatakan dia, setiap pemilih yang akan mengunakan hak suaranya pada Pilkada 2017, dilarang membawa handphone atau alat perekam video lainnya ke dalam bilik suara yang tersedia di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal ini guna menghindari potensi terjadinya money politic usai pencoblosan.

“Ini sebenarnya peraturan dari Komisi Independen Pemilihan (KIP), namun mungkin kurang tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Tujuannya untuk menghindari money politic. Jangan nanti usai memilih lalu kertas suaranya dijepret kemudian diamprah kepada oknum-oknum tertentu,” katanya.

Semua pihak, kata Illiza, tentu menginginkan Pilkada Banda Aceh 2017 dapat berjalan dengan baik, jujur dan adil serta tanpa kecurangan. “Kita juga harus memastikan semua warga dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman. Untuk itu hari ini kita turun langsung mengecek persiapan pengamanan TPS dan hal-hal teknis lainnya bersama Kapolresta, Dandim beserta pihak KIP dan Panwaslih. Semoga besok Pilkada dapat berjalan sesuai harapan kita semua,” ujarnya.

Tinjau TPS
Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE (kanan), saat meninjau salah satu TPS di Banda Aceh, Selasa, 14 Februari 2017. FOTO | ALI AKBAR

Hal lain yang harus dipastikan oleh penyelenggara Pilkada, sambungnya, adalah distribusi surat undangan memilih kepada warga yang sudah tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Jangan sampai surat undangan tidak sampai ke tangan warga, karena itu hak mereka. Kalau ada kecurangan sehingga undangannya tidak sampai, maka tanggungjawabnya sangat berat kepada Allah SWT,” pesan Illiza.

“Kami harapkan kepada semua petugas mulai dari KPPS hingga perangkat gampong harus memastikan warganya menerima undangan dan bisa memberikan hak suaranya besok,” lanjutnya.

Ia juga berharap siapapun yang menang dalam Pilkada Banda Aceh kali ini dapat memenangi suara mayoritas bukan minoritas, atau dengan kata lain tidak banyak yang Golput. “Ini kota kita dan kita harus berikan yang terbaik. Satu suara menetukan masa depan Kota Banda Aceh,” pungkas Illiza yang selanjutnya bersama rombongan meninjau ke sejumlah TPS lainnya di antaranya di Gampong Ulee Lheue dan Neusu Jaya.

Pilkada Banda Aceh 2017 sendiri akan diikuti oleh 151.105 warga yang terdiri dari 74.775 pemilih laki-laki dan 76.330 pemilih perempuan. Mereka akan menggunakan hak suaranya di 415 TPS yang tersebar di 90 gampong se-Banda Aceh. Jadwal memilih yang telah ditentukan oleh pihak KIP yakni mulai dari jam 08.00-14.00 WIB.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
Editor     | Rizal JP]

Komentar

News Feed