full screen background image

Si Cantik Vivi Putri, ‘Pahlawan’ Bagi Jemaah Haji Tersesat di Nabawi

Share Button
Vivi Putri

Vivi Putri. ©2016 Merdeka.com/Haji Anwar 

Setiap hari, ada sekitar 50-100-an jemaah haji Indonesia yang tersesat di Madinah. Banyak penyebabnya, mulai dari ketinggalan rombongan, lupa arah, hingga memang lantaran sudah lanjut usia sehingga mengalami dimensia akut alias kepikunan.

Di sinilah pentingnya dibuat sektor khusus Masjid Nabawi yang tujuan utamanya adalah mendata para jemaah haji Indonesia yang tersesat, lalu mengantarkan mereka ke hotel masing-masing. Ada 3 sektor khusus yang disiapkan di sekitar Masjid Nabawi.

Setiap hari ada beberapa petugas dari PPIH Arab Saudi yang menjaga posko tersebut, salah satunya Vivi Putri, wanita cantik yang setiap harinya berprofesi sebagai tentara yang bertugas di Mabes TNI.

“Saya dari Mabes TNI, ikut jadi petugas haji setelah melalui beberapa tes yang dilakukan oleh Kementerian Agama,” kata Vivi, Sabtu (20/8) malam di sekitar Masjid Nabawi di sela-sela tugasnya mendata dan mengantarkan jemaah haji yang tersesat.

Sektor khusus di Masjid Nabawi ini dibuka 24 jam, dibagi ke dalam 3 shift, pagi siang dan malam. Sektor khusus ini sebagian besar diisi oleh para anggota TNI/Polri yang dalam istilah PPIH Arab Saudi disebut Linjam, atau perlindungan jemaah.

Tugas Vivi dan para Linjam ini mendata para jemaah haji yang tersesat dengan melihat identitas yang mereka bawa. Misalnya tas berisi paspor, nama hotel tempat menginap, rombongan dari kloter mana dan sebagainya.

Jika jemaah yang tersesat tidak membawa identitas apapun, tapi pakai gelang haji, maka identitasnya bisa dilacak dari sana. Sebab tak sedikit jemaah haji yang susah diajak komunikasi lantaran sudah lanjut usia.

“Setiap hari ada puluhan, bahkan bisa sampai 100 jemaah haji yang tersesat. Itu baik yang terdata dan tidak terdata,” imbuhnya.

Vivi mengaku senang ikut tergabung dengan PPIH Arab Saudi 2016 dan bertugas khusus melayani jemaah haji yang tersesat. Apalagi ini adalah pengalaman pertama wanita cantik berkerudung tersebut.

“Senang, apalagi saat mengantar para jemaah. Mengharukan. Mereka ya seperti kakek-kakek kita sendiri,” kata Vivi dengan berkaca-kaca.

Vivi tidak sering mengantar para jemaah haji yang tersesat tiap harinya. Dia lebih banyak mendata, dan memastikan para jemaah haji diantarkan baik oleh para petugas, atau pun diantarkan oleh mobil khusus pengantar jemaah haji yang tersesat.

Keberadaan Vivi, dan para petugas Linjam di sekitar Nabawi, ibarat pahlawan bagi para jemaah haji yang tersesat. Mulai tanggal 9 Agustus sejak kedatangan pertama jemaah haji Indonesia di Madinah, sudah ratusan jemaah tersesat yang ditolong.

Sumber | MERDEKA.COM 

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM