full screen background image

Siswa SMA Negeri Paya Bakong Raih Medali di ISPO

Share Button

siswa-acehSiswa SMA Negeri Paya Bakong Raih Medali di ISPO. FOTO | IST

Banda Aceh-Siswa SMA Negeri Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, berhasil mengharumkan nama Provinsi Aceh dikancah Nasional melalui ajang Indonesian Science Project Olympiade (ISPO), yang berlangsung sejak 24 hingga 26 Februari 2017, di Jakarta.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,Drs. Anas M. Adam, M.Pd., dalam akun Facebook miliknya mengatakan, kegiatan tersebut telah mengantarkan siswa asal Aceh itu menjadi salah satu Duta Indonesia untuk melaju ditingkat Internasional.

“Siswa SMA Negeri Paya Bakong, Aceh Utara ini berhasil memperoleh medali perak pada Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) di Jakarta dan akan dipersiapkan berangkat ke Kazastan,” tulis mantan Kadisdik Aceh dan Kepala Badan Arpus Aceh ini, Minggu, 26 Februari 2017.

Indonesian Science Project Olympiade (ISPO), terang dia, merupakan sebuah kegiatan Olympiade proyek penelitian dalam bidang biologi, fisika, kimia, teknologi, lingkungan, dan komputer.

Atas prestasi tersebut, membuat dirinya mengapresiasi siswa tersebut yang telah berjuang dan belajar hingga berhasil mengharumkan nama Provinsi Aceh ditingkat Nasional.

“Hebat anak-anak ini, padahal letak sekolah berada didaerah perdalaman. Kita tunggu kiprah sekolah dari perkotaan, sekolah unggul di Aceh serta guru-guru yang sudah dilatih, kita sangat rindu kiprahnya,” katanya.

Menurut dia, Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) diperuntukan bagi para generasi muda Indonesia yang bersekolah di tingkat SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK se-tanah air. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan sebuah langkah nyata dari Kemdikbud sebagai salah satu bentuk kontribusi dari masyarakat dalam menyiapkan masa depan bangsa yang lebih cerah melalui para generasi muda yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ISPO juga dilandasi pemikiran bahwa kita perlu mendorong para remaja untuk mencintai ilmu pengetahuan, membudayakan berfikir ilmiah, melakukan penelitian dan mengembangkannya, dan menghasilkan produk ilmiah,” tuturnya.

Ia menambahkan, ajang ISPO yang telah berlangsung selama delapan tahun terakhir ini telah banyak menghasilkan project inovatif. Siswa ini merupakan ajang bergengsi dalam bidang penelitian dan sience.

“Alhamdulillah tahun ini putra Aceh mendapat peringkat II dan mendapat tiket untuk ikut ajang Internaaional nantinya. Itu sebabnya, kehebatan guru dan anak ini patut diacungkan jempol, anak-anak dari pedalaman pun dapat berkembang dengan baik,” tambahnya.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Muzai Punteut]

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.