oleh

Soedarmo Tegaskan Penempatan Jabatan SOTK Baru Tidak Ada Permintaan Pihak Tertentu

Soedarmo
Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Soedarmo mengukuhkan dan melantik pejabat eselon I dan eselon II di jajaran Pemerintah Aceh, di Anjong Mon Mata, Kamis (26/1/2017). FOTO | IST

[clickToTweet tweet=”Soedarmo Tegaskan Penempatan Jabatan SOTK Baru Tidak Ada Permintaan Pihak Tertentu” quote=”Soedarmo Tegaskan Penempatan Jabatan SOTK Baru Tidak Ada Permintaan Pihak Tertentu”][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Banda Aceh-Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Soedarmo melantik dan mengukuhkan sebanyak 1.363 Pejabat Eselon I, Eselon II, Eselon III dan Eselon IV, Kamis (26/01/2017). Para pejabat tersebut dilantik Soedarmo pada waktu dan tempat yang berbeda.

Soedarmo mengatakan, penempatan jabatan SOTK yang baru tidak ada intervensi maupun permintaan dari pihak tertentu. Penentuan jabatan tersebut sesuai dengan kemampuan dan berdasarkan pertimbangan yang matang dari tim baperjakat, kemendagri dan Komite Aparatur Sipil Negara.

“Penujukan pejabat yang sudah kita kukuhkan dan lantik ini adalah hasil keputusan bersama, jadi jangan nanti ada yang mengaku membantu penempatan jabatan. Setelah pelantikan pasti ada yang menelpon, mengatasnamakan Gubernur maupun pejabat tertentu dengan alasan meminta uang karena membantu penembatan jabatan. Jangan ada yang terpengaruh dengan hal yang begitu,” kata Soedarmo.

Soedaemo mengajak semua pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional serta penuh tanggungjawab. Seluruh pejabat yang telah dilantik, ujar Soedarmo, agar bisa mempersiapkan program kerja efektif jangka pendek, menengah dan program jangka panjang. Apalagi, dalam waktu dekat APBA 2017 akan segera berjalan.

Namun demikian, program yang disusun SKPA, kata Soedarmo, harus berdasarkan hasil pemetaan dan identifikasi dari segala persoalan yang dihadapi masyarakat. Hasil pendataan tersebutlah yang kemudian diimplementasikan melalui program-program yang akan disusun.

“Dengan demikian diharapkan program pembangunan Aceh dapat dilaksanakan di awal tahun, sehingga ekonomi rakyat bergerak dinamis dan ekonomi Aceh tumbuh lebih baik,” ujar Soedarmo.

[Penulis | Rizal JP]
[Editor   | Muzai Punteut]

Komentar

News Feed