oleh

Syaridin : Aceh Target Juara Umum FLS2N 2018

Banda Aceh-Lebih dari dua ribu siswa SMA dan SMK dari seluruh Indonesia akan menunjukkan kemampuannya dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa SMA/SMK Tingkat Nasional (FLS2N) 2018 di Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin menyebutkan, dua ribu lebih siswa tersebut berasal dari perwakilan siswa SMA/SMK di 34 provinsi akn mengikuti 15 mata lomba, masing-masing 6 mata lomba untuk SMK dan 9 mata lomba untuk SMA.

“FLS2N merupakan agenda tahunan yang pada tahun ini dilaksanakan di dua provinsi, masing-masing Aceh untuk tingkat SMA/SMK dan Bangka Belitung untuk tingkat SD dan SMP,” jelas Syaridin disela-sela pembukaan kegiatan yang berlangsung di pelataran Stadion Harapan Bangsa, Senin (27/08/2018).

Ia juga menambahkan, FLS2N dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat satuan pendidikan, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, nasional bahkan ada tingkat internasional. “Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakatnya di bidang seni,” katanya.

“Sebagai tuan rumah, kami bertekad untuk menjadi tuan rumah yang baik, dan sebagai tuan rumah kami juga bertekad untuk menjadi yang terbaik pada FLS2N tahun 2018 ini dengan menjadi juara umum,” tambahnya.

Pelaksana tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyatakan, Festival dan Lomba Seni Siswa tingkat SMA/SMK Nasional (FLS2N) untuk memberi ruang kepada bakat dan karya kreativitas para pelajar Indonesia, khususnya Aceh.

“FLS2N telah banyak menghasilkan peserta didik yang memiliki bakat-bakat mengagumkan yang mampu berprestasi dari tingkat nasional dan internasional,” kata Nova saat membuka FLS2N tersebut.

Ia mengatakan, Aceh sebagai tuan rumah FLS2N tahun 2018 harus memanfaatkan kesempatan semaksimal mungkin untuk mendorong para pelajar SMA dan SMK di Aceh agar mampu menampilkan bakat seni dan karya-karya kreatifnya di ruang publik.

“Kehadiran para pelajar SMA dan SMK dari berbagai wilayah di Indonesia tentu saja akan sangat membanggakan bagi kami,sehingga ruang berbagi pengetahuan dan berkompetisi akan terbuka dengan lebar,” ujar Nova.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan rapai pase oleh Nova Iriansyah bersama Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin serta sejumlah pejabat lainnya.

Penampilan defile kontingen dari seluruh provinsi dan berbagai tarian tradisional juga ikut memeriahkan pembukaan festival tersebut.[]

(Editor | M. Zairin)

Facebook Comments

Komentar

News Feed