full screen background image

Tiga Hal Beda, Debat Ketiga

Share Button
debat

Debat putaran ketiga pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Pilkada Aceh, di Amel Convention, Selasa 31 Januari 2017. FOTO | ACEHKITA.COM 

[clickToTweet tweet=”Tiga Hal Beda, Debat Ketiga” quote=”Tiga Hal Beda, Debat Ketiga”][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Banda Aceh-Ada tiga hal yang berbeda pada debat putaran ketiga dibandingkan dua debat sebelumnya. Debat putaran ketiga digelar di Amel Convention, Selasa 31 Januari 2017.

Tiga perubahan yang terlihat adalah, debat hanya dipandu oleh satu moderator, sebelumnya dua. Ariyo Ardi memimpin debat ini seorang diri, dia adalah presenter berita senior yang kini aktif di RCTI dan Inews TV.

Perbedaan kedua terletak pada tema debat. Kali ini, tema debat lebih sempit yakni Mewujudkan Pelayanan Birokrasi Berkualitas. Menurut Komisioner KIP Aceh, Robby Syah Putra, penajaman visi-misi sudah dilakukan pada debat-debat sebelumnya. “Jadi lebih baik fokus pada pertanyaan yang update, seperti isu faktual dan isu-isu terkini lainnya. Tapi penyampaian visi-misi tetap dilakukan seperti biasa,” kata Robby.

Perbedaan ketiga terletak pada jumlah pendukung untuk masing-masing paslon. Pada debat ketiga, KIP Aceh membolehkan masing-masing paslon mengikut-sertakan massa pendukungnya sebanyak 50 orang untuk masuk ke ruang berlangsungnya acara.

Jumlah itu jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan debat pertama dan debat kedua. “Debat pertama 20 orang, debat kedua 25 orang, untuk debat ketiga 50 orang,” kata Robby.

Debat masih diwarnai gelak tawa penonton. Sesekali calon gubernur melepaskan candaan dan sesekali kembali serius melempar pertanyaan dan jawaban. Debat yang dimulai pukul 13.30 WIB berakhir jelang Ashar.

SUMBER | ACEHKITA.COM

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.