oleh

Tiga Titik Panas Terdeteksi di Aceh

“Hari ini, tiga titik panas terpantau di Aceh,” Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Aceh, Zakaria, Selasa.

Ia mengatakan, ketiga titik panas tersebut berdasarkan hasil pantauan sensor modis yang menggunakan Satelit Terra dan Aqua, berada pada dua kabupaten di Aceh.

Yakni Aceh Timur yang merupakan wilayah Timur di Aceh, dan terdeteksi dua titik panas. Kedua titik panas ini terkosentrasi di satu kecamatan, yakni Pante Bidari.

Terakhir satu titik panas lagi berada di Aceh Jaya yang merupakan wilayah Barat-Selatan di Aceh, dan terkosentrasi di Kecamatan Panga.

“Satelit menyebut, ketiga titik panas patut di duga sebagai titik api akibat kebakaran hutan dan lahan. Sebab dua titik panas di Pante Bidari memiliki tingkat kepercayaan 78 persen, sedang di Panga 72 persen,” terang Zakaria.

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat di Aceh lebih waspada kebakaran hutan dan lahan, akibat wilayah di provinsi ini telah musim kemarau.

“Kita tetap mengimbau, supaya warga setempat jangan buka lahan dengan cara membakar. Karena di Aceh memasuki musim kemarau,” tegas dia.

Catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) setempat menyatakan peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Aceh selalu terulang dalam sepuluh tahun terakhir.

“Kalau mulai terbakar itu, sejak tahun 2007. Tapi yang pernah sampai pengadilan, cuma ada beberapa kasus,” ucap Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Muhammad Nur.[]

(Sumber | ANTARA)

Komentar

News Feed