oleh

Tim Pemenangan Muzakir Manaf-T.A Khalid Pertanyakan Data Tampilan Real Qount KPU

Adi Laweung
Juru bicara Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA) Suaidi Sulaiman atau akrap disapa Adi Laweung, dalam temu pers, Senin, 20 Februari 2017, di kantor DPA Partai Aceh, Lueng Bata, Banda Aceh. FOTO | KONTRIBUTOR.PENAPOST.COM

Banda Aceh-Tim pemenangan pusat Pasangan Calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Aceh nomor urut 1, Muzakir Manaf-T.A Khalid, mempertanyakan real qount yang ditampilkan laman pilkada2017.kpu.go.id.

Hal ini disebabkan, isu peretasan yang sebelumnya telah diakui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Karena itu, tim pemenangan paslon Muzakir Manaf-T.A Khalid meminta lembaga penyelenggara Pilkada itu mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi dan siapa pula yang meretas.

“Kami melihat adanya kejanggalan-kejanggalan yang terjadi pada saat perekapan suara ditingkat TPS dan Kecamatan,” ujar juru bicara Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA) Suaidi Sulaiman atau akrap disapa Adi Laweung, dalam temu pers, Senin, 20 Februari 2017, di kantor DPA Partai Aceh, Banda Aceh.

Menurutnya, pada 19 Februari 2017 kemarin, melalui situng KPU telah mempublikasikan hasil yang berbeda dengan bukti fisik (Form C1 KWK), hasil perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Gampong Leles, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, dengan perolehan suara paslon nomor urut 6, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, versi Form C1 KWK 12 suara dan versi Situng KPU 212 suara.

“Hasil rekapitulasi suara kecamatan Serbajadi, Aceh Timur juga berbeda antara yang dipublikasikan melalui situng KPU dengan Form DA1 yang menempatkan suara nomor urut 6, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, versi DA1 643 suara dan versi situng KPU 843 suara,” ungkapnya.

Dalam temu pers itu, pihaknya juga menghimbau seluruh tim pemenangan di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Gampong untuk tetap tenang dan terus mengawal proses perhitungan suara ditingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota hingga pleno akhir di KIP Aceh.

“Kepada seluruh jajaran PA/KPA, untuk tidak terpengaruh terhadap provokasi dari kandidat lawan serta semua pemberitaan yang ada dan tetap siaga terhadap segala kemungkinan yang ada dengan tetap merujuk kepada perintah garis komando PA/KPA Pusat,” himbau dia.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Suandris]

Komentar

News Feed