oleh

[TTG Tahun 2016] Robot Karya Pemuda Neusu Jaya Dipamerkan

Share Button
Robot Rotasi
M Alfi Syahri Ramadhan (kanan), mahasiswa Politeknik Aceh mampu menciptakan sebuat robot yang memiliki beberapa fungsi. (Foto | Ist)

Sabang-M Alfi Syahri Ramadhan, mahasiswa Politeknik Aceh ini memiliki karya yang luar biasa. Pemuda kelahiran Neusu Jaya, Kota Banda Aceh 18 Februari 1995 ini mampu menciptakan sebuat robot yang memiliki beberapa fungsi.

“Saya namakan rotasi (Robot Pengintai dan Komunikasi), robot berbentuk mobil ini bisa digunakan untuk patroli seperti siskamling, pencarian korban bencana alam dan juga untuk layanan komunikasi gratis,” ujar Alfi Syahri Ramadhan, Minggu, 22 Mei 2016, di Stand Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Banda Aceh di lokasi Sabang Fair 2016.

Robot ini sangat mudah dikendalikan, karena mahasiswa semester VI Politeknik Aceh ini menciptakan rotasi bisa dikontrol dengan aplikasi android di smartphone. Kelebihan robot ini mampu mengirimkan video streaming ke penggunanya dengan fasilitas kamera yang tersedia.

“Buka saja aplikasi pengontrolan robot di HP, kemudian jalankan robot dengan console yang tersedia dan akan muncul video livenya. Kita bisa lihat apa yang dipantau robot lewat layar televisi dengan cara mendaftarkan IP robot ini ke pesawat televisi, Bisa dikendalikan hingga radius 2 KM,” ujar Alfi.

Alfi juga mengungkapkan cara menelpon gratis. Katanya, caranya juga sangat sederhana karena hanya dengan mendaftar nomor pengguna pada robot, setelah itu tinggal tekan nomor pengguna dan melakukan panggilan.

“Kenapa bisa telpon gratis, karena robot ini juga berfungsi sebagi BTS (Base Transmision Station). Dalam kondisi darurat bisa dimanfaatkan untuk komunikasi,” tambahnya.

Ditanya kelemahan karyanya, Alfi mengungkapkan masih menggunakan battery HP untuk menjalankan karyanya tersebut.
“Saya masih gunakan Battery HP 12 Volt 4,5 Ampere dan hanya mampu bertahan 30 menit, tapi ini masih bisa kita sempurnakan,” ungkapnya sembari menambahkan robot karyanya juga hanya mampu menyediakan layanan telepon gratis lokas saja.

Hebatnya, untuk menciptakan karya yang luar biasa ini, Alfi hanya mengeluarkan dana sebesar Rp. 2.200.000 saja, yakni untuk Raspberry Pi (Mini Computer), kamera, aplikasi android dan wifi adapter.

Alfi telah mendaftarkan karyanya untuk dipertandingkan di TTG 2016 untuk katagori inovasi.
“Saya berharap bisa juara di TTG dan mewakili Aceh ke TTG Nasional,” harapnya.

Reporter | Rizal JP

Facebook Comments

Komentar

News Feed