oleh

Wali Kota Langsa: Tidak Banyak Yang Tahu, Takutnya Tidak Dilaksanakan

Langsa-Wali Kota Langsa, Usman Abdullah angkat bicara terkait pelaksanaan eksekusi hukuman cambuk yang akan dilaksanakan di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas).

Toke Suum–sapaan–Usman Abdullah khawatir pelaksanaan hukuman cambuk dalam Lapas berkemungkinan tidak dilaksanakan. ‎Karena pelaksanaannya tidak banyak yang tahu.

“Dan ditakutkan tidak dilaksanakan karena enggak ada yang tau,” tulis Toke Suum mengomentari status akun facebook Ilham Syah yang memposting status, kami menolak hukum cambuk tertutup di Aceh, Jumat (13/4)

Sementara itu, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menegaskan, pelaksanaan cambuk yang diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2018 tentang Hukum Acara Jinayat tidak bertentangan dengan Qanun Syariat Islam karena hanya mengatur teknis pelaksanaan cambuk.

“Tempat pelaksanaan cambuk yang dipindahkan ke lapas, tapi masyarakat umum tetap bisa datang untuk menyaksikan pelaksanaan cambuk, kecuali anak-anak di bawah umur,” kata Irwandi dalam konferensi pers yang dilaksanakan di ruang Potensi Daerah Aceh, Kamis (12/04).

Selama ini kata Irwandi belum ada Peraturan Gubernur yang mengatur teknis pelaksanaan cambuk, sehingga perlu dibuat aturan agar pelaksanaanya lebih tertib.

“Dengan tidak mengurangi hukumannya, saya ingin membuat pelaksanaan hukuman tertib, tanpa dihadiri anak-anak, lebih khidmad dan masyarakat juga tidak dilarang untuk menyaksikan hukuman cambuk,” ujar Irwandi.

MoU kerjasama dengan Kemenkumham kata Irwandi dilakukan karena pelaksanaan hukuman cambuk dilakukan di Lapas, yang merupakan wilayah kewenangan Kemenkunham.[]

Sumber | AJNN.NET 

Komentar

News Feed