oleh

Walikota Tegaskan Tidak Ada Tempat Maksiat di Banda Aceh

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, pada acara zikir, Jum’at, 9 Februari 2018 malam, di pendopo Walikota Banda Aceh.
Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, pada acara zikir, Jum’at, 9 Februari 2018 malam, di pendopo Walikota Banda Aceh.

Banda Aceh-Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, menegaskan tidak ada tempat bagi pelaku maksiat di kota Banda Aceh.”Saya sudah minta petugas gencar melakukan razia. Saya ingin seiring dengan meningkatnya ketaqwaan warga maksiat juga hilang,” tegasnya.

Hal itu disampaikan Aminulah dihadapan jamaah zikir, Jum’at, 9 Februari 2018 malam, di pendopo Walikota Banda Aceh.Zikir dan pengajian yang digelar kali ini merupakan edisi ke 26 selama Aminullah-Zainal memimpin Kutaraja.

Walikota mengaku, kota akan terasa tidak nyaman kalau maksiat masih ada.“Ketika kita terus berzikir, tapi maksiat masih ada. Pastinya kita tidak akan nyaman,” katanya seraya meminta seluruh warga ikut berpartisipasi akatif dalam meningkatkan penerapan syariat Islam di Banda Aceh.

“Kita minta partisipasi warga kota, ketika warga melihat ada pelanggaran, laporkan saja melalui call center yang telah kita sediakan,” pintanya.

Dalam kesempatan ini, Aminullah juga meminta warga dan ulama agar selalu memberi saran dan masukan kepada Pemko.”Ketika ada kelemahan dari program yang kami lakukan, tolong beri saran dan masukan agar setiap program pembangunan Banda Aceh lebih sempurna,” kata Aminullah.

Zikir dan Pengajian Gemilang edisi ke 26 dipimpin oleh Tgk Kamaruzzaman atau yang akrab dipanggil Abu Ilie.Dalam tausyiahnya, Abu Ilie menyampaikan ceramah dengan tema Hikmah Bersedekah.[] Redaksi

Facebook Comments

Komentar

News Feed