oleh

24 Ribu Keping Lebih E-KTP di Aceh Dibakar, Mengapa?

Banda Aceh-Sebanyak 24.823 keping e-KTP di Aceh dimusnahkan. Pemusnahan dengan cara dibakar ini lantaran e-KTP tersebut sudah invalid atau habis masa berlaku.

Pemusnahan dilakuakn oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh, Jum’at, 14 Desember 2018, dipimpin Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, di halaman kantor Satpol PP/WH setempat.

Kadisdukcapil Kota Banda Aceh, Emila Sovayana yang turut hadir dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa pemusnahan e-KTP invalid ini sesuai dengan arahan dari Mendagri.

“Kami laksanakan berdasarkan surat edaran Mendagri nomor 370.13/11176 tentang penatausahaan e-KTP invalid,” katanya.

Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, saat memimpin pemusnahan sebanyak 24.823 keping e-KTP Invalid. (FOTO | IST)

Menurutnya, pemusnahan e-KTP invalid ini dilakukan secara serentak seluruh Indonesia mulai pukul 14.00 WIB siang tadi. “Semuanya harus selesai hari ini. E-KTP ini sebenarnya memang sudah tidak bisa dipakai lagi karena masa berlakunya sudah habis,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, pemusnahan kali ini berbeda dengan yang dilakukan sebelumnya yaitu sebelum dimusnahkan terlebih dahulu digunting.

“Biasanya sebelumnya kita musnahkan dengan cara digunting. Namun kali ini dibakar agar tidak berceceran, jatuh, dan lain sebagainya. Untuk Banda Aceh sendiri e-KTP invalid yang dimusnahkan sebanyak 24.823 keping. Ini punya sejak 2012 yang selama ini disimpan di gudang kita,” jelas Emila.

Ia menambahkan, pemusnahan ini juga dalam rangka menyongsong Pemilu 2019. “Walaupun memang sudah tidak bisa dipakai lagi, namun tetap kita musnahkan untuk menjamin data, agar lebih tertib, dan menjaga kondisi kondusif di tengah-tengah masyarakat menjelang Pemilu nanti,” tambahnay. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed