oleh

3 Jurus Jitu Agar Kencan Pertama Berlanjut ke Kencan Kedua Menurut Survei

Jakarta – Keberadaan situs dan aplikasi kencan online membesarkan peluang bagi para lajang untuk menemukan pasangan. Tapi seringkali yang terjadi, hubungan tak berlanjut setelah kencan pertama. Meski begitu tidak sedikit pula pasangan yang sukses bertemu kembali di kencan kedua, ketiga, dan seterusnya hingga menjadi sepasang kekasih.

Situs kencan online Match.com telah melakukan survei terhadap 5.000 pria dan wanita lajang di berbagai negara bagian Amerika Serikat, dan menemukan ‘pola’ yang membuat para pencari cinta di dunia maya berhasil ke kencan kedua. Ada kecenderungan perilaku dan sikap yang membuat kencan pertama mereka sukses, apa saja?

1. Pilih Restoran Sushi

Studi di tahun keenam yang bertajuk #SinglesInAmerica ini menemukan bahwa kebanyakan lajang memilih makan di restoran bergaya Amerika atau Eropa saat kencan. Ternyata, justru makanan Asia yang meningkatkan kesempatan untuk ke kencan kedua. Dalam hal ini, pilihlah restoran sushi. Survei menunjukkan bahwa kemungkinan kencan bisa berlanjut ke kencan kedua lebih besar hingga 107 persen jika pergi ke restoran sushi.

Belum diketahui pasti apa yang membuat restoran sushi menjadi tempat yang ideal untuk berkencan. Namun jika ditilik, restoran Jepang, terutama sushi menyajikan makanan dengan perlahan dan tidak terburu-buru sehingga waktu untuk berduaan bisa lebih lama. Saat menyantap sushi, mereka bisa saling berbagi karena menu makanan Jepang umumnya disajikan dengan berbagai hidangan sampingan.

2. Angkat Isu Politik

Dari hasil survei terungkap, hanya 25 persen pria dan wanita yang tertarik membicarakan soal olahraga di kencan pertama mereka. Jadi sebaiknya tinggalkan ide untuk membicarakan skor terakhir pertandingan sepakbola tadi malam, terlebih lagi jika Anda tidak terlalu menyukai olahraga tersebut.

Menariknya, survei menunjukkan bahwa topik perbincangan tentang politik bisa meningkatkan kesempatan kencan kedua hingga 91 persen. Tidak perlu mengangkat isu politik yang terlalu berat dan serius sehingga membuat Anda maupun pasangan berpikir keras. Cukup topik politik ringan yang isunya sedang hangat dibicarakan.

Selain politik, isu finansial dan ekonomi juga bisa membesarkan peluang kencan jadi berlanjut. Sekitar 41 persen responden wanita menilai masalah ekonomi merupakan perbincangan yang menarik. Harga bensin yang makin turun, kurs dollar terhadap rupiah, atau mungkin harga cabai dan bawang yang sedang mahal? Sepertinya cukup menggelitik dijadikan pembahasan.

3. Percakapan yang Simpel dan Manis

Temu kencan pertama, sebaiknya jangan terlalu berlama-lama. Survei dari Match juga menemukan bahwa waktu krusial pria dan wanita untuk berkencan ternyata hanya 2 hingga 2,5 jam saja. Ya, ‘less is more’ ternyata penting di dunia perkencanan. Durasi tersebut cukup bagi pasangan untuk mengenal Anda lebih dekat, tapi masih meninggalkan informasi lain yang membuat si dia penasaran.

Terlalu lama kencan, ada kemungkinan Anda terlalu banyak ‘mengumbar’ masalah pribadi sehingga keingintahuannya sudah ‘terpuaskan’ dan ‘tak ada lagi yang tersisa’ untuk diceritakan. Kencan yang terlalu lama juga berpotensi membuat suasana canggung dan akhirnya menjadi membosankan. Sebaiknya simpan segala pengalaman hidup Anda untuk bahan obrolan di kencan kedua, ketiga, dan seterusnya.

SUMBER | DETIK.COM

Komentar

News Feed