oleh

35 Pelajar Wakili Aceh di Kompetisi OSN 2019

“Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan berhasil meloloskan 35 siswa untuk berkompetisi di Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019. Jumlah tersebut terbanyak dalam sejarah pendidikan Aceh”

PENAPOST.COM-Masyarakat Aceh patut berbangga dengan torehan tinta emas yang di persembahkan oleh siswa dan siswi terbaik Aceh. Bayangkan, sebanyak 35 pelajar dari tingkat SD/SMP/SMA sederajat berhasil lolos untuk berkompetisi di Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019, di Yogyakarta dan Manado, Sulawesi Utara, 30 Juni sampai 6 Juli 2019.

Memang, upaya dan kerja keras yang dilakukan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan selama itu juga patut diacungi jempol. Sebab, jumlah pelajar Aceh yang lolos pada ajang OSN ini terus bertambah secara signifikan setiap tahunnya.

Untuk tahun 2019 ini misalnya, dari jumlah peserta yang lolos, SMA unggul di Aceh yaitu Modal Bangsa (Mosa) dan Fatih Bilingual School berhasil mengirim 15 siswa untuk ajang OSN tingkat SMA.

Delapan siswa Mosa yang dinyatakan lolos ke ajang prestisius itu, yakni Mudaris Alfarizi bidang Kimia, Sulthan Afif Althaf bidang Komputer, Muhammad Hamlul Khair bidang Komputer, Muhammad Fadhil Al Ghifari bidang Biologi, Muhammad Mikhail Ghrilman bidang Astronomi, Lisdatul Alifa bidang Astronomi, serta Fadhil Munzir dan Rahmadhania di bidang Kebumian.

Sementara, siswa Fatih yang lolos sebanyak tiga di antaranya berasal dari Fatih Bilingual School yaitu Ahmad Faqih Al Ghiffary bidang Matematika, Ilham Darni bidang Fisika, dan Muhammad Hanif bidang Geografi. Sedangkan 4 lainnya dari SMA T Nyak Arief (putri) yakni Amanda Nurul Izzah bidang Komputer, Vannisa Fadya bidang Biologi, Shaffira Aliffa Maharani bidang Ekonomi, dan Mashita Mutiara Meutuah bidang Kebumian.

Selain 15 siswa dari tingkat SMA, Aceh akan diperkuat 10 siswa SD/MI di bidang studi matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 10 siswa SMP di bidang IPA, IPS, dan Matematika. Sehingga total ada 35 siswa terbaik yang akan mewakili Aceh ke ajang OSN tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang berhasil lolos ke tingkat nasional. Disebutkan, jumlah kali ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu dimana Aceh meloloskan 26 siswa ke OSN 2018.

“Kegiatan ini untuk mengasah jiwa kompetisi, sehingga menumbuhkan mental juara. Kami yakin para peserta juga ingin menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.

Kadisdik Aceh berharap guru pembimbing agar dapat menggunakan waktu untuk membimbing peserta secara intensif. Sementara para peserta diminta untuk mempersiapkan dirinya sebaik mungkin guna mengikuti ajang nasional itu.

“Mudah-mudahan kerja keras kita ini membawa hasil yang dapat membanggakan Aceh nantinya. Mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat,” harapnya.

Kepala SMAN Modal Bangsa Aceh, Dr Anwar Amin mengucapkan terima kasih kepada Disdik Aceh yang telah memberikan support penuh kepada siswanya di ajang tersebut.

“Dukungan Disdik Aceh sangat membantu kami untuk bisa lolos ke tingkat nasional. Kita akan berusaha maksimal memberikan yang terbaik untuk Aceh,” ucap Anwar.

Hal senada juga diungkapkan Kepala SMA Fatih Bilingual School, Nurwijayanto yang bersyukur bahwa setiap tahunnya siswa Fatih dapat bersaing di ajang OSN.

“Harapan kita untuk siswa dan siswi agar dapat mempersiapkan diri lebih matang, sehingga mendapat hasil yang bagus dan dapat mengharumkan nama Aceh serta meningkatkan kualitas pendidikan Aceh,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Disdik Aceh, Zulkifli M.Pd, mengatakan. Tahun ini, Aceh mengirim peserta terbanyak untuk OSN tingkat nasional di Manado, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini ada 15 pelajar tingkat SMA sederjat yang dikirim dibandingkan tahun lalu yang hanya 11 orang.

Menurut Zulkifli, berdasarkan aturan dasarnya, setiap provinsi memang mendapatkan jatah sembilan orang peserta untuk mewakili masing-masing daerah dalam OSN. Namun, dalam OSN tingkat provinsi di Aceh ada beberapa peserta yang meraih nilai tinggi sehingga jumlahnya bertambah.

“Kalau sembilan orang itu memang sudah jatah masing-masing provinsi, tapi ada beberapa peserta dari kita ada yang mendapat nilai tinggi hingga melebihi passing grade tertentu, makanya kita dapat lagi enam orang jatah tambahan, mereka ini dengan nilai plusnya,” ujar Zulkifli.

Sehingga OSN provinsi yang dinilai oleh tim nasional itu, Aceh berhak mengirim 15 peserta untuk tingkat SMA, sementara keseluruhan ada 35 peserta. Kata Zulkifli, setelah lebaran para peserta akan mengikuti training khusus untuk persiapan bersaing di nasional.***

Komentar

News Feed