oleh

Aceh Siap Sambut Peserta Penas-KTNA 2017

penyerahan-bus-dan-damkar-1
Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah,  saat dalam sebuah kesempatan pendopo Gubernur Aceh, Rabu, 15 Maret 2017.

Banda Aceh-Pemerintah Aceh memastikan siap untuk menyambut peserta Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) ke-15. Hal ini didasari dengan dukungan dari para pemangku kebijakan serta seluruh elemen masyarakat, serta persiapan yang telah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Demikian disampaikan, Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, Selasa (11/4/2017) pagi. “Insya Allah, dengan dukungan sumber daya alam di bidang pertanian, perikanan dan pangan, sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang akan menjadi modal yang baik. Aceh sudah siap menjadi tuan rumah dan menyambut para kontingen peserta Penas-KTNA 2017,” ujar Gubernur Zaini.

Gubernur mengatakan, komitmen Pemerintah pusat dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam pembagunan sektor pertanian dan kelautan. Bahkan untuk sektor pertanian, di tahun 2016 Pemerintah Aceh berhasil meraih penghargaan tertinggi di bidang pangan.

“Tahun lalu Aceh berhasil meraih penghargaan Adhikaya Pangan Nusantara dari Presiden RI. Ini merupakan bukti kinerja Pemerintah Aceh beserta seluruh elemen dalam bidang pangan sangat serius dan telah membuahkan hasil,” sambung pria yang akrab disapa Doto Zaini.

Zaini menuturkan, sejak ditunjuk sebagai tuan rumah Penas-KTNA XV pada 2014 lalu, Pemerintah Aceh melalui Dinas terkait terus melakukan persiapan-persiapan teknis. Perjalanan panjang mulai dari pra persiapan, grand desain, rembug madya dan utama KTNA Nasional, identifikasi lahan dan gelar teknologi serta intensifikasi SDM petani nelayan serta study banding terus dilakukan.

“Saat ini kita telah selesai merenovasi lokasi pusat kegiatan, yaitu Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya. Stadion ini nantinya akan mampu menampung 40 ribu peserta. Selain itu infrastruktur pendukung lainnya, seperti akses jalan, jembatan serta lokasi gelar teknologi juga sudah siap digunakan,tutur Zaini.

Sejumlah infrastruktur pendukung lainnya seperti perhotelan, skema transportasi, lokasi pemondokan, gedung pertemuan serta posko-posko dan objek wisata, juga telah dibenahi. Gubernur meyakini, kesiapan infrastruktur pendukung akan mampu mendukung suksesnya event akbar ini.

Tidak hanya instansi pemerintahan, Gubernur juga melibatkan para pemangku kepentingan dari berbagai unsur, seperti pelaku usaha, perbankan, universitas dan masyarakat umum.
“Kita telah melakukan sosialisasi hingga ke tingkat Gampong dengan melibatkan unsur terkait termasuk perangkat Gampong, tokoh masyarakat dan ulama untuk bekerjasama mempersiapkan pemondokan kontingen Penas KTNA, dengan daya tampung mencapai 40 ribu,” terangnya.

Zaini menegaskan, tahap verifikasi dan validasi sudah selesai dilakukan. Saat ini rumah-rumah tersebut sudah siap menyambut dan menerima kedatangan kontingen Penas-KTNA XV.

Untuk diketahui bersama, berbagai teknologi pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia dan sejumlah negara Asia akan dipamerkan pada Penas-KTNA ke-15 ini. Sebanyak 40 undangan dan peserta akan berada di Aceh selama pembukaan dan kegiatan berlangsung, yaitu mulai tanggal 6-11 Mei.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat menjadi Tuan Rumah yang ramah demi mendukung kesuksesan kegiatan ini. Tunjukkan bahwa Aceh sangat memuliakan tamu, sesuai dengan falsafah indatu kita, Peumulia jamee adat geutanyoe, (memuliakan tamu adat kita),” pungkas Gubernur Aceh. []

Komentar

News Feed