oleh

Bahaya Selfie Bagi Kesehatan Kulit Sama Buruknya dengan Rokok, Kenapa?

PENAPOST.COM-Saat pergi ke suatu tempat atau berada di momen tertentu, selfie atau swafoto seolah menjadi suatu kewajiban bagi banyak orang. Tapi, menurut seorang ahli, dampak selfie bagi kesehatan kulit ternyata sama buruknya dengan merokok.

Praktisi perawatan kulit Sara Cheeney mengungkapkan bahwa sinar elektromagnetik yang dipancarkan dari ponsel dapat mempercepat penuaan pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Sara, yang menjalankan usaha sebuah klinik kecantikan, mengatakan bahwa ia telah memperhatikan peningkatan tajam dalam jumlah pasien yang menderita kerusakan kulit yang disebabkan oleh selfie. Bahkan ia mengklaim, “Hasilnya cukup mengkhawatirkan”.

“Saya mendapatkan banyak blogger dan pasien yang mengambil foto narsis setiap hari datang kepada saya dan mengeluh tentang masalah ini, dan ini merupakan masalah yang tampaknya semakin buruk,” ucapnya melansir VIVA.CO.ID dikutip dari The Sun, Minggu, 5 Mei 2019.

Ia mengatakan, sinar biru dari layar ponsel pintar dapat melakukan lebih banyak kerusakan daripada terlalu banyak sinar matahari. Sehingga ia menyarankan anak muda untuk hati-hati.

Dokter memperingatkan bahwa kerusakan kulit yang disebabkan oleh selfie akan menjadi semakin umum di masa depan dengan munculnya aplikasi media sosial Instagram dan Snapchat.

“Wanita khususnya memiliki masalah dengan kulit sensitif dan cenderung menjadi orang yang menggunakan lebih banyak produk,” kata dia.

Sebelum membeli pelembap dan tabir surya, Sara mengatakan bahwa produk perawatan kulit biasa tidak akan membalikkan bahaya.

Namun, dokter mengklaim bahwa dehidrasi kulit dari dalam dan menggunakan sun screen yang melindungi kulit dari cahaya High Energy Visible (HEV) dan Infra Red adalah kunci untuk merawat kulit yang rusak. []

(Sumber | VIVA.CO.ID)

Komentar

News Feed