oleh

Begal Pembunuh Polisi di Lampung Mengaku Hanya Ikut-Ikutan

a6e6200f-3e2d-4783-b9fb-ae810fb3cad4_169
Lima orang tersangka begal dihadirkan di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, Selasa (2/9). (CNN Indonesia/Rinaldy Sofwan Fakhrana)

BANDAR LAMPUNG-Seorang tersangka kejahatan pencurian dengan kekerasan atau begal, Abdul Muthalib, diduga bertanggung jawab atas tewasnya anggota Kepolisian Resor Metro Lampung, Brigadir Kepala Samsul Isnanto. Dul–begitu dia dipanggil–mengaku hanya mengikuti ajakan temannya.

“Saya sehari-hari kerja tani. Saya diajak oleh Andi,” kata Dul ketika ditemui di Markas Kepolisian Daerah Lampung, Bandar Lampung, Selasa (2/9). Andi adalah tersangka lain yang juga telah ditahan oleh petugas kepolisian.

Dengan suara gemetaran dari balik topeng kain hitam yang menutupi wajahnya, Dul mengaku telah menembak Bripka Samsul di bagian paha.

Kelima tersangka, kata dia, masing-masing mempunyai senjata berbeda. Senjata itu didapatkan dari seseorang bernama Jamal. Ketika ditanya siapa itu Jamal, dia hanya menjawab “sudah meninggal.”

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih mengatakan para tersangka ditangkap pada 19 Agustus lalu. Mereka di antaranya adalah Andi, Iwan, Ridwan, Sopyan dan Dul.

Kawanan begal itu menembak Samsul saat hendak mencuri satu unit sepeda motor pada 6 Agustus lalu. Satu proyektil menancap di bagian paha kiri dan sebutir lainnya di bagian kiri perut.

Sempat membaik setelah dioperasi, kondisi Samsul berangsur kembali memburuk karena infeksi. Dia akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada 29 Agustus lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Komisaris Besar Purwo Cahyoko mengungkapkan, jumlah tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau curat sejak Januari hingga Juli mencapai angka 1.194 kasus. Dari jumlah itu, polisi berhasil mengungkap 789 kasus.

Untuk kasus yang belum terungkap, Purwo mengaku kesulitan oleh pergerakan para pelaku. “Pergerakan orang itu kan cukup tinggi, kita sudah tahu orangnya tapi penangkapan butuh waktu.”

Karena itu, pihaknya rutin menjalankan operasi pengejaran untuk menangkap para begal. Meski tak merinci, Purwo menyebut tindakan itu berhasil menurunkan jumlah kasus yang terjadi di wilayahnya.

Sumber | CNN INDONESIA

Komentar

News Feed