oleh

BNN Canangkan Gampong Lampaloh Bersinar

Banda Aceh-Gampong (Desa) Lampaloh merupakan gampong terkecil di Banda Aceh. Luasnya hanya 15 Hektar dengan jumlah penduduk 662 orang. Gampong yang dipimpin Keuchik Adi Isnaini ini hanya ditempati 160 Kepala Keluarga.

Gampong ini boleh saja kalah dari sisi luas wilayah atau jumlah penduduk, namun unggul dalam sejumlah program pembangunan. Setelah di deklarasikan sebagai Gampong Layak Anak dan Gampong KB beberapa waktu yang lalu, kini Lampaloh dicanangkan sebagai Gampong Bersih Narkoba (Bersinar).

Pencanangan dilakukan Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Heru Winarko bersama Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser dengan memukul Rapa’i di halaman Menasah gampong setempat, Kamis, 11 April 2019.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan prasasti pencanangan didepan Satgas Anti Narkoba dan masyarakat setempat.

Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Heru Winarko, mengatakan dalam memberantas penyalahgunaan narkoba semua pihak harus bekerjasama. Katanya kebersamaan menjadi hal penting agar memiliki kekuatan memerangi barang haram tersebut.

“Yang paling penting kita harus bersama agar lebih kuat. Karena narkoba itu seperti hantu, ada tapi tidak kelihatan,” ujar Komjen Heru Winarko.

Dalam kesempatan ini, Jenderal bintang tiga ini juga menegaskan pentingnya peran masyarakat, mulai dari Kepala Desa, perangkat hingga keluarga.

“Kalau ada anak-anak kita yang kedapatan menggunakan narkoba, masyarakat harus seperti apa. Ada yang perlu dibina, ada yang perlu diselidiki dulu apakah sudah dilevel pengedar, bandar atau masih coba-coba,” ujarnya.

Kepala BNN Pusat ini menegaskan, para pengedar dan bandar boleh tembak ditempat. Tapi bagi yang masih tahap coba-coba perlu dilakukan pembinaan.

“Kalau yang bandar dan pengedar tembak ditempat. Tapi yang masih coba coba atau pemakai harus dibina. Karenanya Saya minta BNNK dan Pemko dapat memikirkan solusi untuk tempat rehabilitasi. Mungkin bisa dimanfaatkan rumah sakit dan Puskesmas sabagai solusi tempat rehab,” pintanya.

Keuchik Adi Isnaini dalam kesempatan ini banyak bercerita kegiatan kegiatan yang dilakukan pihak gampong dalam menjauhkan warga dari Narkoba.

Mulai dari memfasilitasi warga berolahrga dengan dana gampong, kesenian dan sejumlah kegiatan sosialisasi. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *