oleh

Bos Lion Air: Kita Minta Ada Keadilan, Bukan Emosi

Jakarta-Pendiri Lion Air Group, Rusdi Kirana mengatakan, pihaknya siap menerima sanksi apabila terbukti melakukan kesalahan dalam peristiwa jatuhnya Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 di Perairan Kerawang, Jawa Barat. Menurutnya, Lion Air selalu patuh terhadap aturan.

“Kita bersedia diaudit, kita bersedia diinspeksi yang mana sudah ada inspeksi, dan kita enggak keberatan kalau memang ada hasil temuan yang menurut itu kita salah, kita engga keberatan ada penalti, karena bagi kita, kita yakini apa yang kita lakukan,” kata Rusdi di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Selasa, (30/10/2018).

Namun, ia memastikan, perusahaan yang di bangunnya itu telah memiliki sertifikat dari IATA Oprasional Safety Audit (IOSA) yang merupakan sertifikasi tertinggi dalam bidang keselamatan.

“Tapi apa kejadian ini, kita belum tau. Terlalu awal kita berspekulasi. kita berusaha yang terbaik tapi kejadiaan ini kembali terlalu awal lah kita bicara siapa yang salah,” tuturnya.

Di sisi lain, katanya, ingin agar sanksi yang nantinya diberikan berdasarkan prinsip keadilan bukan karena emosi. Sebab kata Dia banyak yang dikorbankan apabila prinsip tersebut tidak di lakukan.

“Kita minta itu ada fairness. Kita tidak minta itu justifikasi karena emosi. Karena kita juga punya karyawan 30.000, kita satu hari angkut penumpang 200.000 dan masih perlu juga penumpang lain ke depan juga memerlukan,” terangnya.

“Tapi, kalau hasil auditnya kita salah ya silakan, penaltinya apa, kan semua harus mengacu pada peraturan dan undang-undang,” tambahnya.[]

(Sumber | OKEZONE.COM)

Komentar

News Feed