oleh

Brasil Tatap Piala Dunia 2018 dengan Ketenangan Batin

Rostov-on-Don-Kekalahan memalukan Brasil di semifinal Piala Dunia 2014 masih segar di ingatan sebagian besar fans sepakbola. Tapi Marcelo menegaskan timnya tidak trauma.

Brasil dibuat patah hati saat jadi tuan rumah di Piala Dunia 2014. Mereka dipermalukan Jerman di semifinal dengan skor telak 1-7. Brasil juga gagal meraih ‘hadiah hiburan’ setelah dikalahkan Belanda 0-3 dalam perebutan tempat ketiga.

Empat tahun berlalu, Brasil kini disebut-sebut sebagai salah satu favorit di Piala Dunia 2018. Selecao akan memulai langkahnya di Grup E dengan menghadapi Swiss, Senin (18/6/2018) dini hari WIB.

Jelang berlaga lagi di Piala Dunia 2018, Marcelo menegaskan bahwa Brasil tak dihinggapi trauma akan kegagalan empat tahun lalu. Dia menyebut tak ada luka psikologis yang dirasakan timnya akibat kekalahan tersebut.

“Hal-hal seperti ini terjadi dalam sepakbola. Kalau ada trauma, saya mungkin sudah pensiun dari sepakbola,” ujar Marcelo seperti dikutip Reuters, seperti dilansir DETIK.COM.

“Tapi tidak ada trauma. Saya punya target dan saya fokus ke sana, saya punya tantangan baru setiap waktu dan Piala Dunia tahun ini adalah salah satunya, seperti juga tidak cedera atau melakukan transisi dari sepakbola klub ke timnas.”

“Saya tidak mengingat hal-hal, bahkan yang bagus sekalipun,” katanya.

Brasil menyambut Piala Dunia 2018 dengan modal positif. Dalam 21 pertandingan terakhir, Brasil mencatatkan 17 kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kali kalah.

Menurut pelatih Brasil, Tite, catatan tersebut memberi timnya ketenangan batin jelang bertarung di Piala Dunia 2018.

“Saya hanya fokus ke hal-hal penting. Ada ketenangan batin yang sudah kami bangun,” ucap Tite.[]

(Sumber | DETIK.COM)

Komentar

News Feed