oleh

Dikeroyok, Anggota Panwaslu Laporkan Tim Sukses ke Polisi

Semarang-Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bojong, Kabupaten Pekalongan, Nur Kholik, melaporkan tim sukses salah satu pasangan calon kepala daerah dalam pilkada Pekalongan ke kepolisian resor setempat.

Anggota Panwaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo, menyatakan pada Sabtu dinihari lalu, Nur Kholik dihadang puluhan pendukung dan relawan salah satu pasangan calon di Pekalongan. “Nur Kholik sempat kena pukul,” kata Teguh, Rabu, 28 Oktober 2015.

Teguh belum mau menyebut siapa pendukung calon kepala daerah yang melakukan kekerasan ke Panwaslu itu. “Nanti biar penegak hukum yang memproses,” ucap Teguh. Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah berharap kepolisian bekerja secara profesional dalam menangani masalah ini.

Insiden kekerasan terhadap penyelenggara pemilu itu terjadi di Desa Bojong Wetan, Kecamatan Bojong, saat korban menertibkan bahan kampanye dan alat peraga kampanye (APK) yang menyalahi aturan. Sebab, alat kampanye itu di luar yang dibuat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pekalongan. Panwascam juga menertibkan bahan kampanye di luar ketentuan peraturan bupati, seperti yang dipasang di musala, kantor balai desa, dan sekolah.

Sebelum melakukan penertiban itu, Panwascam Bojong sudah koordinasi dengan panitia pemilihan kecamatan, petugas penyuluh lapangan serta panitia pemungutan suara. Saat Panwascam membersihkan APK itulah, pendukung salah satu pasangan calon tidak menerima. Mereka menghadang kemudian terjadi keributan.

Teguh menyatakan pendukung salah satu calon tersebut menuding Panwas tebang pilih. Padahal, ujar Teguh, Panwascam Bojong menertibkan semua alat kampanye para calon yang melanggar aturan.

Setelah terjadi pemukulan, Nur Kholik langsung melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kajen sekitar pukul 03.00 WIB. Panwaslu mendorong kasus tersebut diproses secara pidana. “Relawan calon kepala daerah tidak boleh arogan dan anarkistis,” tutur Teguh. Jika mereka tidak sepakat dengan tindakan pengawas pilkada, ada mekanisme protesnya.

SUMBER | TEMPO.CO

Komentar

News Feed