oleh

Ini Jurnalis Profesional Menurut Gubernur

Banda Aceh-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyatakan, jurnalis profesional harus dibina sejak usia muda guna menghasilkan karya jurnalistik yang tajam dan terpercaya.

“Salah satu pengkaderan jurnalis usia muda melalui kegiatan pers kampus yang dikembangkan di berbagai universitas,” katanya dalam sambutan tertulis dibacakan staf ahli Gubernur bidang perekenomian, keuangan dan pembangunan, Iskandar Syukri di Darussalam, Banda Aceh, Selasa.

Di sela-sela membuka Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional UKM Pers Unsyiah, Nova menjelaskan, jurnalis profesional merupakan orang-orang terdidik dan terlatih sehingga mampu menyesuaikan diri dengan fenomena sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurut dia, siapa pun yang ingin terjun dalam dunia jurnalistik, maka wajib memahami teknologi, sebab kemajuan teknologi membuat para jurnalis harus berkompetisi secara ketat, baik dalam hal kecepatan, kualitas dan kedalaman informasi.

“Jurnalis tidak hanya dituntut pandai menulis, menggali berita dan berkomunikasi, tapi harus paham teknologi. Jika lamban bergerak maka media tempat bekerjanya akan tenggelam ditelan zaman,” katanya.

Pihaknya berharap pers kampus dapat melahirkan wartawan handal yang tidak hanya cepat dan tajam dalam menyampaikan informasi, tapi juga akurat, jujur dan terpercaya dalam karya.

“Pelatihan yang digagas UKM Pers Unsyiah ini menjadi salah satu wahana untuk mendidik calon wartawan, sehingga pengiat pers kampus di Aceh menjadi figur penting dalam mewarnai keragaman dunia jurnalistik,” kata Nova.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang hadir dalam pembukaan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional UKM Pers Unsyiah memberi apresiasi terhadap peserta dan panitia yang telah melaksanakan kegiatan tingkat nasional tersebut.

“Kami berharap kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai provinsi di Tanah Air dapat mempromosikan pariwisata yang ada di Banda Aceh khususnya dan Aceh umumnya,” katanya.

Ketua Panitia PJTLN UKM Pers Unsyiah, Athaillah mengatakan kegiatan PJTLN yang digelar UKM Pers Unsyiah diikuti sebanyak 24 peserta yang berasal dari pers kampus di Tanah Air.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan yang akan berlangsung selama enam hari dengan lokasi di Banda Aceh, Aceh Jaya dan Sabang tidak hanya dikemas dengan materi jurnalistik, tapi juga ikut mengeksplor kawasan wisata yang ada di nol kilometer Indonesia yakni Pulau Weh atau Sabang.

Ia menambahkan dalam rangkaian PJTLN tersebut, UKM Pers Unsyiah juga menggelar Seminar Nasional Lingkungan bertajuk “aktualisasi peran pemuda dalam upaya penyelamatan gajah sumatera” dengab menghadirkan pemateri Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, WWF Indonesia, Azhar, Haka Sumatera, Irhan Hudaya Yunardi dan Mongabay Indonesia, Rahmadi Rahmad.[]

(Sumber | ACEH.ANTARANEWS.COM)

Komentar

News Feed