oleh

Kabareskrim: Tangkap Pelaku Hoax 7 Kontainer Surat Suara

Jakarta-Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto menginstruksikan tim penyidik untuk bisa menangkap pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks perihal 7 kontainer surat suara tercoblos, sebelum 17 April 2019.

Meski begitu, Arief tidak ingin mendesak tim penyidik agar merampungkan perkara itu secepat mungkin, karena harus ada pembuktian yang kuat agar penyidik dapat menangkap pelaku penyebar hoaks tersebut.

“Saya tidak mau berikan waktu satu minggu tapi tidak selesai (proses pembuktiannya). Pokoknya kasus ini harus secepatnya selesai. Secepatnya itu kan relatif,” kata Arief di kantornya, Jakarta Pusat pada Kamis, 3 Januari 2018.

Menurut Arief, penyidik Bareskrim Polri sudah mencari pelaku penyebar hoaks itu sejak tadi malam, ketika informasi palsu tentang 7 kontainer surat suara tercoblos itu viral di media sosial. Ia juga akan berhati-hati dalam menangani perkara tersebut karena tidak bisa diselesaikan secara sembarangan, karena harus menyesuaikan alat bukti yang telah ditemukan.

“Jadi tidak bisa sembarangan ya. Harus sesuai dengan alat bukti. Tim kami dari tadi malam sudah bekerja sampai saat ini. Mudah-mudahan bisa cepat tuntas,” ucap Arief.

Kasus ini berawal dari kabar adanya 7 kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok yang menyebar sejak Selasa sore, 2 Januari 2019. Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief pun mencuit soal ini. []

(Sumber | TEMPO.CO)

Komentar

News Feed