oleh

Keisya Aurelia Mahira Lolos ke FLS2N Tingkat Nasional 2019

Banda Aceh-Keisya Aurelia Mahira, siswi Sekolah Dasar (SD) Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Kota Banda Aceh, berhasil keluar sebagai juara Cabang Gambar Bercerita pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Tahun 2019.

Juara yang diraih ini mengantarkan Keisya Aurelia Mahira dan pelajar lainnya lolos ke FLS2N Tingkat Nasional Tahun 2019, yang akan berlangsung di Provinsi Banten, pada 15-21 nanti.

Putri Debby Anggrainy ini mewakili Provinsi Aceh bersama peserta lainnya pada FLS2N Tingkat Nasional Tahun 2019 ini, yaitu Shadrina Thahira dari SDN 67 Banda Aceh (Cabang Menyanyi Tunggal), Andani Sabrina (Cabang Seni Tari), Hafiza Nazlia, Nayyara Razlika Qeynisha (SDN 1 Sabang) dan Aqil dari SDN 1 Beureuneun, Pidie (Cabang Pantomime).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, bersama sang juara FLS2N Sekolah dasar (SD) Tingkat Provinsi Aceh. ((FOTO | FACEBOOK/DEBBY ANGGRAINY)

Keenam pelajar tadi lolos setelah menyisihkan 138 pelajar yang berasal dari 22 Kabupaten/Kota se Aceh. Sekedar mengulang, FLS2N Tingkat Provinsi Aceh telah berlangsung sejak 1 Agustus lalu dan ditutup Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin.

Saat menutup event tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se Aceh, agar dapat mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pelaksanaan ajang unjuk bakat minat siswa dan guru.

Menurutnya, hal itu dikarenakan banyaknya kreativitas, bakat dan seni siswa yang masih terpendam di daerah-daerah.

“Kita mengharapkan dinas pendidikan daerah agar dapat mengalokasikan dana untuk berbagai kegiatan siswa, seperti FLS2N, O2SN dan OSN yang setiap tahun rutin kita gelar di tingkat provinsi hingga nasional,” tuturnya.

Ia menyampaikan para pelajar yang dinyatakan berhak mewakili Aceh ke tingkat Nasional untuk dapat berlatih dan menutupi sekecil apapun kelemahannya.

“Karena, ditingkat nasional nantinya dewan juri akan mencari setiap kelemahan dan kekurangan yang ada.

Kegiatan ini merupakan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif bagi pelajar. Sehingga dapat memotivasi diri untuk menampilkan bakat, minat dan kemampuannya dimuka publik,” ujarnya.

Syaridin mengharapkan para pelajar yang mewakili Aceh ke tingkat Nasional agar dapat bersaing dengan peserta lain di Indonesia dan mampu mendulang medali juara untuk Aceh.

“Sehingga akan membuat prestasi Pendidikan Aceh mendapat tempat di Nasional, sesuai dengan Program Aceh Carong dan Aceh Hebat yang dicetus oleh Pemerintah Aceh,” harapnya.

Keisya Aurelia Mahira, berhasil meraih juara I Cabang Gambar Bercerita pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Tahun 2019. (FOTO | FACEBOOK/DEBBY ANGGRAINY)

Sebelumnya Ketua panitia FLS2N Provinsi Aceh, Zulkifli, melaporkan ajang FLS2N Tingkat Provinsi Aceh tahun 2019 diikuti oleh 22 Kabupaten/Kota se Aceh, minus Kota Subulussalam, yang beralasan tidak tersedianya anggaran untuk transport para peserta dari daerah.

“Ada empat cabang lomba yang digelar, yaitu menyanyi tunggal, seni tari, pantomime, dan gambar bercerita. Dengan jumlah peserta secara keseluruhannya mencapai 138 orang. Sedangkan untuk pendamping dan official berjumlah 107 orang,” jelasnya.

Ia menambahkan para juara dari ajang ini mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan. Juara I senilai Rp 3 juta, juara II senilai 2,6 juta dan Juara III senilai 2,2 juta. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed