oleh

Melihat Lebaran Idul Adha Warga Binaan di Balik Tembok Penjara

Depok-Sebanyak ratusan warga binaan dan puluhan pegawai Rutan Kelas II B Cilodong Depok menunaikan Salat Idul Adha di lapangan olahraga rutan. Dari ratusan warga binaan, tampak pasangan suami istri bos First Travel Aniessa Hasibuan dan Andika Surachman yang terjerat kasus penipuan umrah.

Salat yang dipimpin Ustaz Abdullah Tamiayang dimulai sekira Pukul 06.55 WIB. Meski berada di tengah pagar berlapis kawat berduri, para warga binaan tampak khusyuk menunaikan ibadah.

Sebelum salat dimulai, Kepala Rutan Kelas II B Cilodong Depok Sohibur Rachman menyampaikan sejumlah pesan kepada warga binaan yang akan menunaikan Salat Ied, yakni meminta warga binaan ikhlas menjalani masa hukuman hingga kelak bebas dan diterima kembali di masyarakat.

“Harus bisa mengambil hikmah selama berada di dalam rutan, jangan hilang harapan. Nanti ada saatnya anda dapat kembali dan diterima di masyarakat. Saat itu anda sudah menjadi manusia yang lebih baik,” kata Sohibur di Rutan Cilodong, Depok, Rabu (22/8/2018).

Pemotongan Hewan Kurban
Sohibur menuturkan pada lebaran Idul Adha tahun ini, ada kenaikan jumlah hewan yang disembelih, yakni 4 sapi dan 23 kambing dari sebelumnya 1 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Untuk itu dirinya sangat berterima kasih kepada donatur dan warga binaan yang bersedia menyumbangkan hewan kurbannya untuk disembelih.

“Ini jumlahnya bertambah, tahun lalu sapi cuman satu, sekarang sapi ada empat. Kambing sekarang ada 23. Jadi saya kira habis makan-makan nanti harus siap-siap obat darah tinggi, takutnya habis makan nanti kena darah tinggi semua,” tuturnya sambil terawa.

Ia pun menjelaskan, pemotongan hewan kurban di dalam rutan Cilodong dilakukan oleh sejumlah warga binaan, mereka saling bahu membahu memotong dan menyiapkan serta menghidangkan daging kurban untuk di konsumsi bersama.

“Mereka terlibat di dalam pemotongan hewan kurban sampai semuanya tuntas. Kemudian nanti daging kurban ini dimasak atau dibuat sate dan dimakan bersama warga binaan juga,” paparnya.

Menurut Sohibur, Idul Adha merupakan satu momen yang dinanti para warga binaan karena dapat menikmati sajian seperti di rumah. Dia berharap daging hewan kurban yang disembelih dapat dikonsumsi bersama warga binaan lainnya.

“Kegiatan lebaran Idul Adha ini membuat warga binaan tidak lagi ada batasan, mereka bisa merasakan seperti berlebaran dirumah, bersenda gurau dengan warga binaan lainya dan dagingnya bisa kita nikmati bersama-sama,” pungkasnya.[]

(Sumber | OKEZONE.COM)

Komentar

News Feed