oleh

Mendikbud Dijadwalkan Buka O2SN di Aceh

Banda Aceh-Jika tak ada aral melintang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, akan membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA dan SMK yang dihelat sejak 25-31 Agustus 2019 di Provinsi Aceh.

Pembukaan O2SN Tingkat Nasional ini dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Kota Banda Aceh, Lhong Raya, Senin (26/8/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, menyebutkan 02SN SMA dan SMK tahun ini akan dihadiri sekitar 2.037 orang yang terdiri dari peserta, guru pendamping, fasilitator, dan dewan juri.

“Ada lima Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan yakni, atletik, renang, bulutangkis, pencak silat dan karate,” sebut Syaridin, Jum’at, 23 Agustus 2019 malam, di Sekretariat O2SN Tingkat Nasional, tepatnya di SMKN 3 Banda Aceh.

Syaridin merincikan, tempat perlombaan untuk Cabor Atletik tingkat SMK dilaksanakan di Stadion Harapan Bangsa, Cabor Renang digelar di Kolam Renang Raider 112/DJ, Cabor Bulu Tangkis digelar di Gedung Bulu Tangkis Gampong Lambung Ulee Lheu, Cabor Pencak Silat digelar di Hall Serba Guna Stadion Harapan Bangsa, dan Cabor Karate diselenggarakan di Grand Aceh Hotel Syariah (G2).

Sementara, untuk jenjang SMA Cabor renang digelar di Kolam Renang Raider Mata Ke, Cabor Atletik di GOR Harapan Bangsa, Cabor Bulu Tangkis di GOR KONI Aceh, Cabor Pencak Silat di GOR Unsyiah Banda Aceh, dan Cabor Karate di Ball Room Grand Nanggroe.

“Progres persiapan kegiatan ini sudah mencapai 85 persen. Dan, kita sudah siap menyambut para peserta dan tamu serta undangan,” ucapnya.

Syaridin menyampaikan akan berupaya menjadi tuan rumah yang baik, bagi para peserta yang datang dari 33 Provinsi seluruh Indonesia. Itu sebabnya, ia menyampaikan telah mempersiapkan dengan baik seluruh keperluan yang dibutuhkan.

Menurut Syaridin, menjadi tuan rumah penyelenggaraan O2SN tidaklah mudah, karena harus bersaing dengan seluruh provinsi di Indonesia. Namun, berdasarkan hasil tinjauan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, KONI Pusat serta Pengprov se- Indonesia, Aceh dinilai siap menjadi tuan rumah.

“Kepercayaan yang telah diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, harus kita jawab dengan memberikan pelayanan yang baik. Kita berupaya sekuat tenaga membuat peserta puas,” harapnya.

Syaridin mengakui, acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Aceh. Bahkan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memerintahkan seluruh Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) untuk melobi Pemerintah Pusat, agar membuat segala kegiatan bertaraf Nasional di Aceh.

“Karena bukan bidang pendidikan saja, tapi juga mempromosikan bidang pariwisata pada tamu yang hadir. Pengalaman acara 2018 (Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), perputaran ekonomi sangat terlihat bagian kuliner. Kita harapkan, acara ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga,” harapnya.

Syaridin menjelaskan, disela- sela acara itu berlangsung, akan memberikan pemahaman wisata riligi dan edukasi bagi peserta. Pihaknya telah memilih tempat yang akan dikunjungi, yakni ; Masjid Raya Baiturrahman, Kapal Apung, Museum Aceh, dan Gunongan serta Pantai Lampuuk,

Sementara, wisata kuliner telah memasukkan beberapa untuk dikunjungi, yakni; Nasi Goreng Daus, Mie Razali, Rumah Makan Lem Bakri.

“Karana ini agenda nasional, maka dana kegiatan ditanggung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pemerintah Aceh melalui Disdik hanya menganggarkan dana sebesar Rp 4,6 miliar untuk pembukaan dan penutup dan acara lainnya,” ungkap Syaridin.

Dia juga berharap, Aceh akan menjadi juara umum dan acara tersebut sukses dilaksanakan. Sehingga, acara bertaraf Nasional dan Internasional akan lebih banyak lagi digelar di Aceh dimasa mendatang. []

(Editor | M.Zairin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed