oleh

Motivasi Diri pada Ortu Juga Penting Agar Anak dengan Tuna Netra Berprestasi

Foto: Radian Nyi Sukmasari/Detik.com
Foto: Radian Nyi Sukmasari/Detik.com

JAKARTA-Memiliki anak dengan keterbatasan penglihatan bukan suatu hal yang mudah. Hal itu pula yang dialami oleh Primaningrum (48) karena sang putri, Balqiz Baika Utami (11) mengalami totally blind karena retinopaty of prematurity yang dialaminya.

Untuk urusan pendidikan, Prima sempat merasa kesulitan saat akan memilihkan Balqiz tempat kursus karena kebanyakan tempat kursus akan menolak. Namun, untuk sekolah, dengan berkonsultasi pada guru dan psikolog di TK Luar Biasa, Prima dan suaminya, Muhammad Rustam memutuskan untuk menyekolahkan Balqiz di SLB di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

“Saat ini kondisi dia sudah kondusif banget ya. Kalau dulu kan pas Balqiz masih kecil informasi soal kursus atau sekolah buat anak tuna netra minim. Sekarang info sudah banyak. Makanya saya senang banget di Mitra Netra ini Balqiz bisa mengasah kemampuannya,” tutur Prima kepada detikHealth.

Dikatakan wanita berkerudung ini, Balqiz punya hobi bermain musik. Kadang, ketika melihat sang ibu atau saudara kembarnya, Alifa, bermain komputer, Balqiz pun ingin melakukan hal yang sama. Untuk itu, di Mitra Netra Balqiz juga belajar komputer.

Baca juga: Keren! Anak-anak Tuna Netra Ini Jago Main Angklung Hingga Komputer

Sebelumnya, Prima sempat merasa down ketika ia tahu putrinya ingin belajar komputer tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa. Jika sudah seperti itu, Prima berusaha memotivasi dirinya lagi. Sebab, jika ia terus-terusan down, toh masalah juga tidak akan terselesaikan.

“Kita harus mensupport diri sendiri karena kita orang tua perlu memotivasi diri kita agar anak-anak bisa terus berprestasi dan tidak kalah dengan anak lainnya. Saya kan juga nggak tahu umur saya sampai kapan, kapan bisa dampingi mereka. Kalau saya down, nothing to do. Makanya harus bangkit lagi,” papar Prima.

Dalam festival Mitra Netra, Balqiz menjadi salah satu peserta yang unjuk kebolehan mencari video di Youtube. Setelah sukses melakukan pencarian video, terpancar rona bahagia di wajah Balqiz saat menghampiri ibunya.

“Ibu aku berhasil,” ujar Balqiz. Prima pun memberi pujian pada Balqiz bahwa dia adalah anak yang pintar. Sementara, Balqiz saat ditanya bercita-cita menjadi apa nantinya, ia hanya mengatakan ingin sekali menjadi kepala sekolah.

“Nggak tahu, pengen aja,” ucap Balqiz sembari tersenyum saat ditanya apa alasannya bercita-cita menjadi kepala sekolah.

SUMBER | DETIK.COM

Komentar

News Feed