oleh

Namanya Dicatut Minta Proyek, Kajati Surati Plt Gubernur Aceh

Banda Aceh-Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Irdam SH MH mendapat laporan pencatutan nama dan jabatannya untuk tujuan meminta proyek pada instansi di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Aceh. Laporan tersebut membuat Irdam geram dan menyurati Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Dalam surat dengan perihal permintaan uang dan atau proyek dengan mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang ditujukan kepada Plt Gubernur Aceh itu, Kajati Irdam meminta Nova Iriansyah mewaspadai dan menyampaikan informasi tersebut ke jajarannya baik provinsi maupun kabupaten/kota di Aceh.

” Bersamaan dengan hal tersebut perlu ditegaskan bahwa para pejabat (Kejati) tersebut diatas tidak pernah menyuruh untuk meminta uang dan atau proyek (paket pekerjaan) pada Satuan Keja Perangkat Aceh (SKPA) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)Kabupaten/Kota serta penanggungjawab kegiatan proyek dengan dalih apapun juga,”tulis Irdam.

Irdam menegaskan para pejabat di Kejati Aceh tidak pernah menyuruh meminta uang dan atau proyek (paket pekerjaan) pada Satuan Keja Perangkat Aceh (SKPA). Hal itu juga berlaku pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten/Kota serta pada penanggungjawab kegiatan proyek dengan dalih apapun.

” Bersamaan dengan hal tersebut diatas perlu ditegaskan bahwa Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dan TP4D Kejaksaan Tinggi Aceh tidak pernah menyuruh untuk meminta uang dan atau proyek (paket pekerjaan),” tulis Irdam pada paragraf ke dua dalam suratnya.

Surat dengan nomor B-001/TP4D/SET/11/2018/ itu dikirimkan Irdam setelah menerima laporan adanya orang yang mengatasnakaman Kajati Aceh atau Asisten pada Kejati Aceh serta mengatasnamakan TP4D Kejati Aceh untuk meminta proyek pada instansi di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Aceh.

Dalam surat tertanggal 9 November itu, Irdam juga meminta mewaspadai orang yang mengaku sebagai orang suruhan pejabat di Korps Adhyaksa itu.

” Untuk itu agar saudara mewaspadai dan menyampaikan informasi ini kepada seluruh SKPA dan SKPD Kabupaten/Kota dan apabila terjadi hal sebagaimana diatas agar segera melapor kepada Kejaksaan Tinggi Aceh untuk diambil langkah-langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat menghubungi nomor kontak adc Kajati Aceh di nomor 0853 60143167,” imbau Irdam SH.

Surat tersebut turut ditembuskan Irdam kepada Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Para Asisten dan Kabag TU pada Kejaksaan Tinggi Aceh serta ditembuskan ke Kepala Kejaksaan Negeri di Provinsi Aceh.[]

(Sumber | AJNN.NET

Komentar

News Feed