oleh

Palu ‘Pak Ketua’ Menuai Kontroversi

Bener Meriah-Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRK Bener Meriah di gedung dewan setempat, memutuskan untuk melanjutkan sidang paripurna R-APBK Perubahan tahun 2018 yang sempat diskorsing sejak 22 Oktober 2018 lalu oleh pimpinan sidang telah menimbulkan kontroversi dan kehebohan di kalangan legislatif, eksekutif, maupun publik di dataran tinggi Gayo.

Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRK Bener Meriah berlangsung, Jum’at, 2 November 2018, di gedung DPRK Bener Meriah.

Wakil Ketua DPRK Bener Meriah, Darwinsyah, misalnya. Ia membenarkan bahwa lanjutan sidang paripurna tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 6 November 2018 nanti.

“Iya, lanjutan sidang paripurna RAPBK-P Bener Meriah tahun 2018 akan di lanjutkan pada selasa 6 November 2018,” kata Darwinsyah saat dikonfirmasi usai rapat Bamus tersebut, Jum’at, 2 November 2018, di Bener Meriah.

Tgk. Usman Yakub

Hal serupa juga disampaikan Tgk. Usman Yakub, Ketua Fraksi Merah Putih dan anggota Banggar DPRK Bener Meriah, yang bahwa perihal (lanjutan sidang paripurna RAPBK-P Bener Meriah tahun 2018) tersebut akan digelar kembali pekan depan,” sebut Tgk Usman Yakub.

“Bola panas” RAPBK-P 2018 senilai Rp.935 Miliar lebih yang di gantungkan skorsing sidang paripurnanya tanpa pencabutan skorsing. Sesuai etika persidangan selama 15 hari, telah mencuatkan spekulasi bahwa R-APBK Perubahan Bener Meriah tahun 2018 akan di Perbupkan.

“Nah, apabila hal itu terjadi (APBK-P Bener Meriah tahun 2018 di Perbupkan, maka penganggaran akan kembali merujuk pada APBK murni tahun 2018. Hal ini berarti program dan kegiatan pembangunan akan berjalan stagnan (macet),” ujar S.Zetha kordinator LSM Pukes Bener Meriah, saat di minta tangapannya, terkait pembahasan RAPBK-P 2018 itu.

Hal itu juga berarti mencerminkan ketidak harmonisan hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Bener Meriah. “Tentu hal ini akan menimbulkan implikasi politis yang dikemudian hari dapat menggangu proses pembangunan yang sangat tidak diharapkan,” ujarnya.

Informasi diperoleh sebelumnya tiga hari yang lalu, Fraksi Merah Putih dan Fraksi Musara Pakat telah melayangkan surat kepada Ketua DPRK Bener Meriah dengan perihal mendesak agar sidang paripurna RAPBK-Perubahan tahun 2018 Kabupaten Bener Meriah untuk dilanjutkan kembali.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed